BELUM TUNTAS DANA SERAPAN BSPS, SUMENEP KINI DILANDA MASALAH BANJIR BERULANG

Chibernews.co.id, Sumenep — Di tengah belum tuntasnya persoalan dana serapan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang masih ramai diperbincangkan di grup-grup WhatsApp, kini masyarakat Kabupaten Sumenep kembali dihadapkan dengan persoalan baru: banjir yang tak kunjung usai dan semakin menjadi langganan, Kamis, (15/05/2025).

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Sumenep dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah titik di wilayah kota dan desa terendam banjir. Salah satunya terjadi di Desa Nambekor. Kondisi ini kembali memicu keresahan warga yang merasa pemerintah daerah lamban dan kurang sigap dalam penanganan bencana rutin tersebut.

“Saya mewakili masyarakat yang terdampak, sangat berharap kepada pemerintah Kabupaten Sumenep agar segera mengatasi akar masalah dari banjir ini. Sudah terlalu sering desa kami tergenang air,” ujar salah satu warga Desa Nambekor yang enggan disebutkan namanya kepada media ini.

Bacaan Lainnya

Ia menambahkan bahwa banjir ini tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian material yang cukup besar, terutama bagi petani dan pelaku usaha kecil di desa.

Masyarakat berharap adanya langkah konkret dan kebijakan serius dari pemerintah daerah, tidak hanya reaktif saat bencana terjadi, tetapi juga melalui perencanaan jangka panjang seperti perbaikan saluran drainase, penghijauan, serta edukasi masyarakat tentang pengelolaan lingkungan.

Dengan dua masalah besar yang kini tengah dihadapi — polemik dana BSPS yang belum tuntas dan banjir yang terus berulang — tekanan terhadap kinerja pemerintah daerah semakin besar. Masyarakat menanti aksi nyata, bukan hanya janji.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *