Pondok Al Izha dan Warga Sepakat Selesaikan Masalah Penutupan JUT

Chibernews.co.id,Kota Batu – Lurah Songgokerto, Arsyam Dian Ramadhan, S.STP, mengumumkan bahwa pertemuan yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Pondok Al Izha, LSM LIPAN RI, petani, kecamatan, Polres, Koramil, Babinsa, Babinkamtimas, RW 1, RW 02, Dusun Songgoriti, dan Kelurahan Songgokerto, telah mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan masalah penutupan Jalan Usaha Tani (JUT) oleh Pondok Al Izha.

“Alhamdulillah, dengan kejadian tempo hari yang terkait dengan surat resmi yang ditembuskan kepada Pak Wali Kota Batu, Pak Kapolres, Pak Camat, dan saya selaku Lurah Songgokerto, kita telah mencapai kesepakatan untuk membuat akses jalan alternatif di area belakang,” kata Lurah Songgokerto, pada Jumat (30/1/2026).

Ia jelaskan, penutupan JUT oleh Pondok Al Izha dilakukan karena alasan keamanan dan untuk mendukung proses pendidikan di pondok tersebut. Namun, hal ini menimbulkan masalah bagi warga sekitar.

“Kami akan membuat akses jalan baru dan sudah dalam proses pembangunan. Kami juga akan membuat berita acara untuk memastikan pertemuan ini tidak menimbulkan persoalan lagi di kemudian hari. Akhirnya, warga dan Pondok Al Izha sepakat untuk membuat akses jalan alternatif dan menjaga keamanan dan kenyamanan warga. Kita harus menjaga anak cucu kita tetap damai,” kata Lurah Songgokerto.

Perwakilan pimpinan Al Izzah Ahmad Shohibud Dhawang, mengatakan bahwa lahan itu memang rencananya mau dipakai untuk kegiatan santri.

“Kami tutup total karena mau dipakai kegiatan santri terbuka. Karena ada surat dari LSM LIPAN itu untuk kami koordinasi ulang bagaimana selanjutnya,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *