Chibernews.co.id, Kabupaten Malang – Julukan “jalan tebu maut” kini melekat di Jalan Sumbersuko, Dusun Panggang Lele, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Lebih dari 10 tahun dibiarkan rusak, jalan itu berubah jadi kubangan lumpur setiap hujan, Rabu, (06/04/26).
Pemicunya, daun dan potongan tebu yang berserakan di badan jalan. Saat basah, tumpukan itu membuat aspal licin seperti dilumuri oli. Warga menyebut sudah ada pengendara motor yang terjatuh karena terpeleset.
Kerusakan jalan bukan masalah baru. Warga mengaku sudah melapor berulang kali, namun hingga kini belum ada perbaikan permanen. Lubang menganga, drainase buruk, ditambah ceceran tebu saat musim panen membuat kondisi makin parah. Aktivitas warga terganggu, terutama anak sekolah dan pekerja yang melintas pagi hari.
“Setiap hujan pasti ada yang jatuh. Anak saya sendiri pernah terpeleset pas berangkat sekolah. Sudah 10 tahun lebih begini terus,” kata salah satu warga yang enggan disebut namanya, Selasa (21/4/2026).
Warga mendesak Pemerintah Desa Arjowilangun dan Pemkab Malang segera turun tangan. Tuntutan mereka jelas: perbaiki jalan yang rusak dan tertibkan truk pengangkut tebu agar muatannya tidak berserakan di jalan. Warga menegaskan, jangan tunggu korban jiwa baru ada tindakan. Gus angga