CHIBERNEWS.CO.ID | LAUT JAWA — Operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa terus berlangsung hingga Minggu malam, 13 September 2026.
Tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran di tengah kondisi cuaca yang dinamis dan gelombang tinggi. Upaya tersebut dilakukan untuk menemukan serta mengevakuasi seluruh penumpang dan awak kapal yang hingga kini masih dalam pencarian.
Berdasarkan data yang disampaikan dari sejumlah sumber resmi, KM Virgo Transport 8 diketahui membawa sekitar 243 orang. Dalam perkembangan operasi evakuasi, sejumlah korban telah berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh kapal-kapal penyelamat yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Data yang diterima menyebutkan sebanyak 107 orang dinyatakan selamat, sementara enam orang lainnya meninggal dunia. Sebagian korban selamat dilaporkan telah dibawa menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menggunakan kapal penyelamat MV Haida.
Namun demikian, jumlah korban masih dapat berubah seiring berlangsungnya proses pencarian, evakuasi, serta identifikasi oleh petugas di lapangan.
22 Nama Korban yang Dilaporkan Selamat
Dalam rilis awal yang diterima, terdapat sejumlah nama penumpang dan awak kapal yang telah diidentifikasi dalam kondisi selamat, di antaranya:
Abdul Kholik — Surabaya
Anton — Malang
Fauzan — Jawa Barat
Haryono — Semarang
Edi Setiyono — Sumatera
Difa Saputra — Purbalingga
Budi — Surabaya
C. Abudin — Jawa Barat
Widi — Jawa Barat
Agus Munir — Jawa Barat
Vepy — Sumenep
Fauzi Ardiansyah — Malang
Muhammad Vizat — Sidoarjo
Boni Fasius — Flores
Satya Bagus Saputra — Klungkung
Ali — Flores
Kurdi — Madura
Dede Farandika — Banyuwangi, ABK
Hensius Eko — NTT
Munawi — Mojokerto
Irwan Mujiono — Kediri
Paeman — Sidoarjo
Daftar tersebut merupakan identifikasi awal dan masih memungkinkan mengalami penambahan maupun pembaruan setelah proses pendataan serta verifikasi oleh petugas.
Untuk mempercepat koordinasi penanganan korban sekaligus memberikan informasi kepada keluarga, pemerintah bersama instansi terkait juga menyiapkan posko terpadu.
Di Banjarmasin, posko pelayanan keluarga berada di Terminal Penumpang Pelabuhan Trisakti dengan melibatkan unsur terkait, termasuk Kementerian Perhubungan, Basarnas dan Pelindo.
Sementara di Surabaya, Posko Terpadu ditempatkan di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak.
Posko di Surabaya juga menjadi lokasi pelayanan Ante Mortem Bidokkes Polda Jawa Timur yang berfungsi membantu proses pencocokan data serta identifikasi korban. Keluarga yang belum mendapatkan kepastian mengenai keberadaan kerabatnya dapat memperoleh informasi melalui posko resmi tersebut.
Tim SAR gabungan terus memperluas pencarian dengan mengerahkan unsur laut maupun udara. Kondisi cuaca dan gelombang tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi petugas yang berada di lokasi.
Pemerintah mengimbau masyarakat, khususnya keluarga penumpang, agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial sebelum mendapatkan konfirmasi dari Basarnas, Kementerian Perhubungan, kepolisian, atau posko resmi.
Perkembangan jumlah korban juga masih sangat mungkin berubah karena proses evakuasi dan identifikasi belum selesai.
Catatan penting: data yang diterima redaksi menunjukkan adanya perbedaan perhitungan antara angka 143 orang telah dievakuasi, rincian 107 selamat dan 6 meninggal, serta angka korban yang disebut masih dalam pencarian. Karena itu, angka tersebut perlu dikonfirmasi kembali kepada Basarnas/Kemenhub sebelum dipublikasikan sebagai angka final.
Tragedi KM Virgo Transport 8 menyisakan duka mendalam bagi keluarga para penumpang. Harapan kini tertuju kepada seluruh unsur SAR agar operasi pencarian berjalan lancar dan mereka yang masih belum ditemukan dapat segera dievakuasi.
Redaksi Chibernews.co.id akan terus memantau perkembangan informasi berdasarkan keterangan dan data resmi dari pihak berwenang.
#KMVirgoTransport8 #LautJawa #Basarnas #Kemenhub #OperasiSAR #PelabuhanTrisakti #TanjungPerak #BreakingNews
