Cegah Aksi Bunuh Diri, Satreskrim Polres Batu dan Pemprov Jatim Siapkan Pagar Pengaman serta CCTV di Jembatan Cangar

Chibernews.co.id, Kota Batu — Maraknya aksi nekat bunuh diri di kawasan Jembatan Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji yang menjadi perbatasan antara Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian dan pemerintah daerah, Senin, (04/05/2026).

Sebagai langkah preventif, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Batu bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Jawa Timur serta Pemerintah Kota Batu berencana membangun pagar pelindung dan memasang kamera pengawas (CCTV) di Jembatan Cangar 1 dan 2 pada pertengahan Mei 2026.

Kasatreskrim Polres Batu, AKP Joko Supriyanto, mewakili Kapolres Batu AKBP Dr. Aris Purwanto, menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil koordinasi lintas sektor guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan yang melintas di kawasan tersebut.

“Dari hasil pembahasan bersama DPUPR Provinsi Jawa Timur, disepakati sejumlah langkah konkret yang dalam waktu dekat akan direalisasikan, yaitu pemasangan pagar pelindung dan CCTV untuk memantau kondisi di Jembatan Cangar 1 dan 2,” ujarnya kepada awak media, Senin (4/5/2026).

Menurutnya, DPUPR Provinsi Jawa Timur akan bertanggung jawab dalam pembangunan pagar pengaman dengan ketinggian sekitar 2,5 meter menggunakan konstruksi jeruji besi. Desain pagar akan dibuat estetis agar tidak menimbulkan kesan menyeramkan di kawasan wisata tersebut.

Selain itu, rencana pemasangan sistem pengawasan melalui CCTV juga akan diperkuat dengan penerangan jalan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

“CCTV akan dipasang di sepanjang area jembatan, ditambah lampu penerangan jalan untuk memastikan visibilitas tetap optimal, khususnya pada malam hari,” tambahnya.

Untuk pembangunan infrastruktur utama, seperti pagar pengaman, menjadi tanggung jawab DPUPR Provinsi Jawa Timur. Sementara itu, pemasangan CCTV, jaringan listrik, serta lampu penerangan jalan saat ini masih dalam tahap pengajuan oleh Pemerintah Kota Batu.

Langkah kolaboratif ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Purnomo (49), warga Desa Sumberbrantas yang sehari-hari berjualan buah stroberi dan sayur, menyambut baik rencana tersebut.

“Saya sangat mendukung upaya ini. Harapannya tidak ada lagi aksi bunuh diri di sini, sehingga wisatawan merasa aman dan jumlah kunjungan meningkat. Dengan begitu, ekonomi warga juga ikut terdongkrak,” ujarnya.

Ia menilai, sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah maupun provinsi dapat menekan potensi kejadian serupa di masa mendatang.

“Sudah dua kali kejadian seperti ini terjadi dan cukup meresahkan warga. Kami berharap Jembatan Cangar tidak lagi dikenal sebagai lokasi rawan, melainkan menjadi jalur alternatif yang aman dan nyaman bagi pengguna jalan,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *