Chibernews.co.id,Makassar–Kasus kekerasan terhadap Pimpinan umum media chibernews.co.id terjadi. Kali ini di jalan tupai pada malam kamis 30-10-2025 pukul 10.00 WITA malam , saat pimpinan media chibernews.co.id setempat menjadi korban penganiayaan saat pulang menjalankan tugas jurnalistiknya.
“Saya saat itu sedang duduk santai di sambil ngobrol dengan jukir di jalan tupai,tiba tiba datang seorang pemuda dalam kondisi mabuk berat langsung menyerang saya hingga saya terjatuh
Saat saya terjatuh saya langsung berdiri dan berusaha menenangkan pelaku tapi pelaku terus menyerang hingga berusaha memegang sesuatu benda yang ada didalam baju pemuda mabuk hingga menantang untuk adu duel saya terus mengejar pemuda tersebut untuk terus menenangkan agar mencari tau pokok permasalahannya
tetapi saya langsung ditarik dan di dorong hingga terjatuh oleh pemuda yang tidak dikenal,” ujar pimpinan chibernews.co.id.
Rahmat Hidayat adalah pimpinan umum media online chibernews.co.id, dan menjadi korban kekerasan.
Atas tindakan itu, pihak pimpinan umum chibernews.co.id tidak menerima perlakuan yang dilakukan oleh pemuda tersebut dan meminta pihak Polsek mamajang untuk memproses sesuai hukum jurnalis atas perbuatan pelaku.
“Saya tidak menerima di lapangan diperlakukan seperti ini, pelaku harus di hukum sesuai perbuatannya sehingga saya bersama organisasi GBNN melaporkan kasus ini kepolsek mamajang,” jelasnya
Diketahui, Rahmat Hidayat Pimpinan Umum media Online Chibernews.co.id mendapat perlakuan tidak wajar dari salah satu pemuda yang tidak dikenal.
Berdasarkan keterangan saksi juru parkir Dg Asis yang saat itu berada di lokasi kejadian membenarkan serta mengatakan, namun tiba-tiba dari arah jalan tupai mendorong dan nyaris memukuli Pak Rahmat tidak ditau permasalahannya apa sehingga tiba tiba menyerang dalam kondisi mabuk dan mencari iccank yang pak Rahmat tidak mengetahui siapa itu iccank.
Hal senada yang disampaikan oleh dg asis yang saat itu berada duduk di samping pak Rahmat beserta iccank dan istrinya. Ia mengaku kalau dia lebih dulu mendapatkan perlakuan tidak wajar tersebut.
“Saya dulu didorong dari depan dalam kondisi duduk sambil menikmati kopi , baru tiba tiba datang pemuda yang tidak di kenal dengan kondisi mabuk dengan mengatakan Apa nu cerita k mau ko duel sehingga saya kaget apa yang diceritakan sedangkan saya tidak kenal kamu dan tidak tau apa permasalahannya sehingga sy terus menghampiri pelaku., jadi saat itu saya bilang apa maksudnya ini, kenapa saya didorong saat saya duduk. Padahal saya duduk bersama jukir sambil sering tentang jukir, sehingga saya didorong sehingga saya mendapat perlakuan yang tidak wajar.