Langkah Sigap Disdik Sumenep Sukses Mediasi Konflik Guru dan Kepala SDN Torjek II, Berakhir Damai

Chibernews.co.id, Sumenep – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep melalui Seksi Ketenagaan bertindak cepat merespons konflik antara Guru Bantu Pendidikan Agama Islam, Rasulullah (Rasul), dan Kepala SDN Torjek II, Arifin. Upaya mediasi yang dilakukan berhasil meredam ketegangan dan mengakhiri perselisihan melalui kesepakatan damai (islah), Rabu (14/5/2025).

Mediasi yang digelar di kantor Disdik Sumenep menghadirkan langsung kedua pihak. Dalam pertemuan tersebut, setelah melalui klarifikasi dan dialog terbuka, baik Rasul maupun Arifin sepakat untuk mengembalikan situasi ke kondisi semula. Kesepakatan ini membuka jalan bagi Rasul untuk kembali mengajar di SDN Torjek II, Kecamatan Kangayan.

Kasi Ketenagaan Disdik Sumenep, Budiyanto, menegaskan bahwa pihaknya bersikap netral dan berfokus pada penyelesaian yang adil bagi kedua belah pihak.

“Setelah kami lakukan interogasi dan mendengar kronologi dari masing-masing, keduanya sepakat untuk berdamai. Tidak ada yang diberhentikan secara tertulis, jadi secara de jure, Pak Rasul masih sebagai guru di SDN Torjek II,” terang Budiyanto.

Ia menambahkan, mediasi ini bukan hanya menyelesaikan persoalan individu, tetapi juga menjaga iklim pendidikan yang kondusif.

Pantauan media, proses mediasi berlangsung di ruang pembinaan ketenagaan, dilanjutkan dengan diskusi terbuka serta konferensi pers di ruang rapat lantai dua kantor Disdik Sumenep. Suasana berjalan kondusif dengan partisipasi dari pengawas sekolah, perwakilan masyarakat, dan sejumlah jurnalis.

Dalam kesempatan tersebut, Rasul menyatakan kesiapannya mengajar kembali secara profesional dan berkomitmen menjaga hubungan kerja yang harmonis. Sementara itu, Arifin pun menerima Rasul kembali sebagai rekan kerja di sekolah yang dipimpinnya.

Kesepakatan damai ditandai dengan berjabat tangan antara kedua pihak, disaksikan langsung oleh Budiyanto, pengawas SD Kecamatan Kangayan, dan para undangan yang hadir.

Dengan tercapainya islah ini, diharapkan proses belajar mengajar di SDN Torjek II kembali berjalan optimal demi kemajuan pendidikan di pelosok Sumenep.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *