Kasus Pembunuhan Mahasiswi Universitas Muhammadyah Malang (UMM) Faradila Amalia Najwa Akhirnya Terbongkar Motifnya Saat di Gelar rekontruksi

Chibernews.co.id,Malang–Hasil rekontruksi oknum polisi Bripka Agus M atas Kasus pembunuhan salah satu mahasiswi Universitas Muhammadyah Malang (UMM), Faradila Amalia Najwa oleh kakak iparnya,

Bripka Agus M Saleman dan Suyitno menjadi lebih terbuka setelah dilakukan proses rekuntruksi.

Terungkap jika korban Faradila dieksekusi di dalam mobil, dalam perjalanan menuju kawasan Cangar, kota Batu.

Nyawa Fadilla mahasiswi asal Probolinggo itu melayang di tangan kakak iparnya, yang juga seorang polisi berpangkat Bripka Agus M Saleman.

Sebelum dieksekusi, korban ternyata sempat menyampaikan ‘permintaan terakhir’ kepada kedua tersangka.

Saat itu korban sudah tak berdaya karena disekap dengan diikat kaki dan tangannya.

Selama menyekap korban, para tersangka berhasil memperoleh kartu ATM beserta nomor PIN milik korban.

Kartu ATM tersebut berisi uang sekitar Rp 80-90 juta.

Korban terpaksa menyerahkan ATM milik keluarga besarnya karena ketakutan bakal dibunuh oleh para tersangka.

Ternyata, meskipun ATM tersebut diserahkan kepada para tersangka, nyawa korban tetap melayang.

“Korban ketakutan bilang; sampean butuh duitta mas, jukuken ATM, ini nomor pinnya, aku ojo dipateni. Karena si korban sudah dengar omongan kedua pelaku mau berusaha bunuh korban,” ujar salah satu narasumber internal yang enggak diungkap namanya.

Sementara itu, terungkap bahwa kedua tersangka bersama-sama membunuh korban dengan cara mencekiknya.

“Di arah Cangar. Eksekusi di dalam mobil. Dicekik Agus, Suyit pegangi kaki. Mobil yang nyetir Agus,” tutupnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *