Chibernews.co.id, Surabaya – Pagi ini, Senin (1/9/2025), suasana di sekitar Gedung Negara Grahadi, Surabaya, masih menyisakan duka mendalam. Bangunan bersejarah yang menjadi ikon Kota Pahlawan itu tampak porak poranda setelah dilalap api dalam kerusuhan yang pecah usai demonstrasi besar masyarakat pada Sabtu (30/8) hingga Minggu (31/8) dini hari.
Pantauan langsung chibernews.co.id memperlihatkan kondisi memilukan. Dinding megah yang biasanya berdiri kokoh kini menghitam bekas terbakar, kaca-kaca pecah berserakan di halaman depan, sementara bau hangus kayu bercampur cat terbakar masih menyengat udara pagi.
Sebagian besar bagian bangunan utama disebut hangus terbakar, dengan atap runtuh dan pilar depan gosong. Aparat keamanan masih berjaga ketat di sekitar lokasi, sementara garis polisi membentang menutup akses ke titik-titik rawan yang dianggap berbahaya.
Sejumlah warga terlihat mendekat dari luar pagar, beberapa hanya bisa menggelengkan kepala melihat kondisi gedung yang selama ini menjadi simbol kebanggaan Surabaya. “Sedih sekali, Grahadi itu sejarah kita. Tidak pernah terbayangkan bisa terbakar seperti ini,” ucap Yuli (45), warga Ketabang yang datang pagi-pagi untuk menyaksikan langsung keadaan gedung.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan TNI-Polri bersama petugas pemadam kebakaran masih melakukan pendinginan dan pemeriksaan di dalam area bangunan. Sementara itu, pemerintah provinsi Jawa Timur memastikan akan segera melakukan asesmen kerusakan untuk langkah pemulihan.





