Chibernews.co.id, Banjarmasin — Tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa memasuki babak yang semakin memilukan. Di tengah harapan keluarga yang masih menunggu kepastian, tim SAR gabungan kembali menemukan korban dalam operasi pencarian yang memasuki hari ke-15.
Berdasarkan pembaruan data Basarnas hingga Sabtu, 26 September 2026 pukul 20.00 WITA, sebanyak 172 orang dari total 243 orang dalam manifes telah ditemukan. Rinciannya, 108 orang dinyatakan selamat dan 64 orang meninggal dunia, sementara 71 orang lainnya masih dalam pencarian.
Temuan tersebut menambah panjang daftar korban dalam tragedi kapal yang tenggelam di Laut Jawa pada 13 September 2026.
Empat Korban Ditemukan di Dalam Bangkai Kapal
Pada operasi hari ke-14, tim penyelam gabungan melakukan penyisiran langsung terhadap bangkai kapal yang berada di dasar laut.
Hasilnya, empat jasad berhasil dievakuasi dari dalam badan kapal. Penyelaman dilakukan hingga sore hari dengan menyisir sejumlah bagian kapal yang menjadi fokus pencarian.
Selain temuan di bangkai kapal, tujuh korban lainnya ditemukan di wilayah perairan dan pesisir Kalimantan Tengah. Temuan tersebut memperlihatkan betapa luasnya wilayah pencarian karena korban dapat terbawa arus dari lokasi utama kecelakaan.
Identifikasi Jenazah Terus Dikebut
Seluruh jenazah yang berhasil ditemukan kemudian ditangani sesuai prosedur identifikasi. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan masih bekerja untuk memastikan identitas korban.
Hingga 27 September, 25 korban telah berhasil diidentifikasi, sementara puluhan jenazah lainnya masih menjalani proses identifikasi. Kondisi sebagian jenazah yang telah lama berada di laut membuat proses identifikasi membutuhkan penanganan forensik secara cermat.
RS Bhayangkara Banjarmasin bahkan menyiapkan fasilitas pendingin tambahan untuk mengantisipasi bertambahnya jenazah yang harus ditangani selama operasi SAR berlangsung.
Basarnas Perpanjang Operasi hingga 3 Oktober
Di tengah masih adanya 71 korban yang belum ditemukan, Basarnas mengambil keputusan untuk memperpanjang operasi pencarian selama tujuh hari.
Operasi yang sebelumnya memasuki hari ke-14 tersebut diperpanjang hingga 3 Oktober 2026, dengan evaluasi berkala untuk melihat efektivitas pelaksanaan pencarian.
Penguatan armada juga dilakukan. Basarnas mengalihkan dukungan kapal dari KN SAR Pacitan kepada KN SAR Purworejo 101 yang didatangkan dari Tanjung Pinang. Kapal tersebut memiliki fasilitas Decompression Chamber System yang mendukung keselamatan penyelam selama operasi bawah air.
Bagi keluarga korban, angka 71 bukan sekadar statistik.
Di balik angka tersebut terdapat keluarga yang masih menunggu kabar, nama-nama yang belum mendapatkan kepastian, serta harapan agar orang yang mereka cintai dapat ditemukan.
Tim SAR gabungan pun masih terus menyisir lokasi bangkai kapal dan wilayah perairan yang berpotensi menjadi tempat ditemukannya korban.
Operasi kemanusiaan ini belum berakhir. Selama masih ada korban yang belum ditemukan, pencarian terus dilakukan untuk memberikan kepastian kepada keluarga yang menanti.