Fasilitas Dinilai Tak Seimbang dengan Tarif, Turnamen PBV Protek Tuai Sorotan Tajam

Chibernews.co.id, Sumenep – Turnamen bola voli yang digelar di Lapangan PBV Protek, Desa Campor Barat, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Di tengah membludaknya antusiasme penonton yang masih memasuki babak 16 besar, penyelenggaraan turnamen justru dibayangi gelombang kritik akibat fasilitas yang dinilai jauh dari memadai, sementara tarif tiket masuk dan parkir dianggap memberatkan pengunjung.

Sejumlah penonton menilai kondisi arena pertandingan belum layak mengakomodasi tingginya jumlah penonton. Area tribun yang terbatas, ruang menyaksikan pertandingan yang sempit, hingga minimnya fasilitas pendukung menjadi keluhan yang terus bermunculan selama pertandingan berlangsung.

Ironisnya, di tengah keterbatasan fasilitas tersebut, pengunjung mengaku tetap dibebankan tiket masuk sebesar Rp20.000 per orang. Tak berhenti di situ, biaya parkir juga menjadi sorotan lantaran sepeda motor dikenakan tarif Rp10.000, sedangkan mobil mencapai Rp20.000.

Kondisi tersebut memantik kekecewaan sejumlah penonton. Mereka menilai besaran biaya yang dipungut tidak sebanding dengan kualitas fasilitas dan pelayanan yang diterima, terlebih kompetisi masih berada pada fase 16 besar.

“Kalau fasilitasnya memadai tentu masyarakat bisa memahami. Tapi dengan kondisi seperti sekarang, tarif yang dikenakan terasa terlalu tinggi,” ungkap salah seorang penonton yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Keluhan serupa juga disampaikan pengunjung lainnya. Mereka berharap penyelenggara tidak hanya berorientasi pada tingginya jumlah penonton, tetapi juga mengutamakan kenyamanan, keamanan, serta pelayanan yang layak sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat yang telah membeli tiket untuk menyaksikan pertandingan.

Sorotan publik pun terus menguat. Penyelenggara dinilai perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola turnamen agar antusiasme masyarakat terhadap olahraga tidak tercoreng oleh persoalan fasilitas maupun kebijakan tarif yang menuai kontroversi.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak panitia penyelenggara. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil lantaran terbatasnya akses untuk menghubungi ketua panitia maupun pihak penyelenggara yang berwenang memberikan keterangan resmi.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada panitia penyelenggara Turnamen PBV Protek. Apabila terdapat penjelasan atau tanggapan resmi terkait keluhan masyarakat mengenai kondisi fasilitas, tarif tiket masuk, maupun biaya parkir, redaksi siap memuatnya pada pemberitaan selanjutnya sebagai bentuk penerapan prinsip keberimbangan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *