Dugaan Penebangan Liar Jati dan Tebu Petani di Kalipare Mengemuka, Oknum Mafia Tebang Disorot

Chibernews,co.id,Malang —Setelah maraknya penebangan jati dan tebuh yang dilakukan para dugaan mafia di kecamatan kalipare kabupaten malang Jawa Timur tanpa prosedur yang jelas sehingga para pengarap hanya jadi penonton melihat tanamannya di rampas oleh oknum oknum dugaan mafia yang mencari keuntungan tanpa adanya tindakan dari instansi yang berwenang, Minggu, (30/07/2026).

Dengan maraknya pengrusakan kebun tebuh dan jati yang dilakukan oleh dugaan oknum oknum mafia tanpa ada tindakan dari pemerintah kabupaten serta TNI polri masyarakat petani pengarap di kecamatan kalipare kabupaten malang Jawa Timur jadi dilema hingga terjadi bentrok antara oknum oknum mafia dengan pengarap yang secara langsung merampas lahan garapnya

Bahkan Camat kalipare serta pemerintah desa di kecamatan kalipare belum ada tindakan atas apa yang terjadi dengan nasip masyarakat petani pengarap.

Kelompok masyarakat tani (Pokmas Wono Nggayuh Becik) mengharapkan pemerintah baik pemerintah kabupaten malang hingga kementrian gar jangan sampai ada masyarakat kecamatan kalipare yang terlibat dalam potensi konflik lahan pengarap yang bisa mengorbankan banyak orang.

Informasi,yang berkembang hingga saat ini para para oknum oknum dugaan mafia tebuh dan jati semakin merajalela leluasa melakukan penebangan baik tebuh dan jati sehingga para masyarakat tani pengarap tidak menikmati hasilnya sejak tahun 2022 hingga saat ini semua di kuasai oleh oknum oknum mafia.mengatasnamakan lembaga desa dan lembaga pertanian masih saja melakukan penebangan liar diatas lahan kosong yang status tanahnya belum ada kejelasan.

Dengan adanya berita ini yang dilayangkan oleh media hal ini menjadi himbauan bagi seluruh stegholder untuk tidak bermain-main dalam bertindak terhadap oknum oknum dugaan mafia tebuh dan jati yang ada di kecamatan kalipare kabupaten Jawa Timur

Pokmas Wono Nggayuh Becik berharap kepada pihak penegak hukum untuk melakukan tindakan serius terhadap para pelaku pelaku penebangan liar yang ada di kecamatan kalipare agar tidak terjadi
bom waktu konflik di masa depan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *