Chibernews.co.id, Sumenep – Ribuan jemaah dari berbagai daerah memadati halaman Madrasah Al-Ikhlas, Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, dalam Pengajian Akbar yang dirangkai dengan Haflatul Imtihan pada Sabtu (4/7/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan meriah sebagai bentuk syukur atas capaian pendidikan para santri sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Pengajian Akbar tersebut menghadirkan KH. Musleh Adnan sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak umat Islam untuk terus meningkatkan keimanan, memperkokoh persaudaraan, serta menjadikan pendidikan agama sebagai pondasi dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia.
Kegiatan itu dihadiri para wali murid, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan jemaah yang datang dari berbagai wilayah. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal hingga berakhirnya rangkaian acara.
Keberhasilan penyelenggaraan Haflatul Imtihan dan Pengajian Akbar tidak terlepas dari kepedulian dan dukungan pengasuh Madrasah Al-Ikhlas, KH. Mahmud Ghazali, bersama seluruh panitia yang bekerja keras mempersiapkan kegiatan. Berkat sinergi semua pihak, acara berlangsung tertib, aman, dan lancar tanpa kendala.
Ketua Panitia, Moh. Rais menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan acara merupakan hasil kerja sama seluruh panitia, dukungan para wali murid, masyarakat, serta semua pihak yang telah berkontribusi.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian Haflatul Imtihan dan Pengajian Akbar dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada pengasuh madrasah, para donatur, pemerintah desa, para wali murid, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh. Semoga kegiatan ini menjadi ladang ibadah dan dapat terus diselenggarakan setiap tahun dengan kualitas yang semakin baik,” ujar Moh. Rais.
Pemerintah Desa Mandala turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurut pihak pemerintah desa, Pengajian Akbar menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan masyarakat, sekaligus meningkatkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.
Salah seorang warga yang hadir dan akrap dipanggil Mus, mengaku terkesan dengan pelaksanaan acara yang dinilai berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan.
“Alhamdulillah, pengajian ini sangat bermanfaat. Selain bisa menambah ilmu agama, kami juga dapat bersilaturahmi dengan masyarakat dari berbagai daerah. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan setiap tahun dengan menghadirkan lebih banyak ulama sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat,” ujarnya.
Panitia berharap Haflatul Imtihan dan Pengajian Akbar pada tahun mendatang dapat diselenggarakan lebih meriah dengan menghadirkan ulama dan kiai besar dari berbagai daerah di Indonesia. Harapan tersebut menjadi wujud komitmen untuk terus memperkuat syiar Islam serta membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.