Chibernews.co.id, Sumenep – Pemerintah Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, menjadikan bawang merah sebagai produk unggulan utama dalam ajang Rubaru Agro Culture Fest 2026. Komoditas hortikultura yang selama ini menjadi andalan petani setempat diperkenalkan kepada masyarakat luas sebagai upaya memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian desa, Jum’at, (03/07/2016).

Keikutsertaan Desa Mandala dalam festival tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mendorong pengembangan sektor pertanian, memperkuat pelaku UMKM, serta mengoptimalkan potensi lokal agar mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.
Di stan Desa Mandala, bawang merah menjadi pusat perhatian pengunjung. Komoditas ini dikenal memiliki kualitas yang baik, cita rasa khas, serta menjadi sumber penghasilan utama bagi banyak petani di desa tersebut. Melalui pameran tersebut, pemerintah desa ingin menunjukkan bahwa bawang merah Mandala memiliki potensi besar untuk menembus pasar regional maupun nasional.
Kepala Desa Mandala, Modellir, S.Sos., mengatakan Rubaru Agro Culture Fest merupakan momentum penting untuk memperkenalkan potensi pertanian desa kepada masyarakat, pelaku usaha, hingga calon mitra bisnis.
“Bawang merah merupakan salah satu komoditas unggulan Desa Mandala yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat. Melalui festival ini kami ingin memperkenalkan kualitas bawang merah hasil panen petani kami agar semakin dikenal dan memiliki peluang pemasaran yang lebih luas,” ujarnya.
Menurut Modellir, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh hasil panen yang melimpah, tetapi juga oleh kemampuan memperluas jaringan pemasaran. Karena itu, pemerintah desa terus mendorong peningkatan kualitas produksi, pengemasan, hingga promosi agar produk pertanian lokal memiliki daya saing yang tinggi.
Selain memamerkan bawang merah, Desa Mandala juga menampilkan sejumlah produk hasil olahan masyarakat sebagai bagian dari pengembangan UMKM berbasis potensi desa. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah terhadap hasil pertanian sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Ia menegaskan, keikutsertaan Desa Mandala dalam Rubaru Agro Culture Fest bukan sekadar memeriahkan acara, melainkan menjadi strategi memperkuat identitas desa sebagai salah satu sentra produksi bawang merah di Kecamatan Rubaru.
“Kami berharap melalui kegiatan ini bawang merah Desa Mandala semakin dikenal masyarakat luas, memiliki jaringan pemasaran yang lebih besar, serta mampu meningkatkan pendapatan petani dan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan,” tambahnya.
Rubaru Agro Culture Fest 2026 menghadirkan beragam potensi unggulan desa se-Kecamatan Rubaru, mulai dari hasil pertanian, produk UMKM, hingga pertunjukan seni dan budaya. Festival ini menjadi wadah promosi yang mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat daya saing produk lokal.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap berbagai komoditas unggulan, termasuk bawang merah dari Desa Mandala, mampu menjadi produk bernilai tambah yang tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas dan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi pedesaan.









