Kapolres Batu AKBP Andi Pimpin Ops Lilin Semeru 2025, Pastikan Pengamanan Nataru Siap

Chibernews.co.id, Kota Batu – Menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kepolisian Resor (Polres) Batu resmi memulai Operasi Lilin Semeru 2025 pada Sabtu (20/12/2025).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pengamanan kali ini memberikan atensi ganda: kelancaran arus lalu lintas wisata sekaligus kewaspadaan tinggi terhadap potensi bencana alam.

Acara ini di hadiri oleh Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata Siboro, S.H., S.I.K., M.Si., Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, S.H.,M.H., Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Batu, Drs. Zadim Effisiensi, M.Si., unsur Forkopimda, TNI, instansi terkait, serta personel gabungan yang terlibat di Operasi Lilin Semeru 2025.

Dalam sambutannya Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, S.H.,M.H., menyampaikan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru 2025-2026 merupakan agenda nasional tahunan, yang selalu di ikuti dengan meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat serta wisatawan.

“Momen ini, di manfaatkan warga untuk beribadah dan berkumpul bersama keluarga, serta berlibur. Sehingga membutuhkan pengamanan dan pelayanan ekstra dari pihak terkait,” tutur Mas Heli sapaan akrabnya.

Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, S.H.,S.I.K.,M.Si., menegaskan bahwa status Kota Batu sebagai destinasi utama pariwisata membawa tantangan tersendiri. Fokus utama kepolisian bukan hanya pada kemacetan, melainkan juga keamanan jalur akses menuju destinasi wisata yang masuk dalam peta rawan bencana.

“Operasi Lilin tahun ini kita tambah atensi khusus kewaspadaan bencana. Jalur utama dan akses destinasi wisata yang rawan harus dipastikan keamanannya,” ujar AKBP Andi Yudha Pranata usai memimpin Ops Lilin Semeru 2025.

Langkah konkret telah diambil dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Salah satu titik krusial berada di wilayah Pujon dan jalur penghubung menuju Pacet, Mojokerto.

Di wilayah Pujon, Polres Batu telah mengupayakan penyediaan pos khusus yang menyiagakan alat berat. Hal ini dilakukan guna mempercepat penanganan jika sewaktu-waktu terjadi tanah longsor atau banjir yang dapat memutus akses jalan.

Tak hanya fisik, kesiapsiagaan juga diperkuat dengan data. Berdasarkan prediksi BMKG, curah hujan di Kota Batu kerap meningkat pada siang hingga sore hari.

“BMKG akan memberikan update informasi cuaca per 10 menit. Ini membuat kami lebih percaya diri dalam menentukan kapan personel harus fokus pada pengaturan lalu lintas dan kapan harus siaga penuh terhadap potensi bencana,” tutur Kapolres Batu pada Jumat (19/12/2025).

Sebanyak 442 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini. Kekuatan tersebut terdiri dari 250 personel Polres Batu serta 192 personel bantuan dari Satpol PP, Damkarmat, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan Kota Batu.
Kabag Ops Polres Batu, Kompol Anton Widodo, merinci bahwa pihaknya telah memetakan penempatan Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan):

* Pospam Kecamatan Batu: Ditempatkan di Pesanggrahan, Taman Makam Pahlawan (TMP), dan Exit Songgoriti (masing-masing 21 personel).

* Posyan Terpusat: Berlokasi di Lippo Plaza Batu untuk mencakup area Dewi Sartika Atas dan Alun-alun (18 personel).

* Tim Urai Kemacetan: Sebanyak 21 personel disiagakan khusus di titik rawan kepadatan seperti Jatim Park 3.

“Tim urai ini tidak hanya bertugas memecah kemacetan, tetapi juga menjadi tim reaksi cepat jika ada kendaraan mogok, kecelakaan, hingga evakuasi material jika terjadi gangguan di badan jalan. Melalui kesiapan matang ini, Polres Batu berharap wisatawan maupun jemaat yang akan melaksanakan ibadah Natal dapat merasa aman dan nyaman selama berada di Kota Dingin Batu,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *