Chibernews.co.id, Kota Batu – Menjelang Hari Raya Idul 1447 H/2026 pada malam ke-21 Ramadhan, Pemerintah Desa (Pemdes) Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota, membagikan 2.611 paket sembako kepada warga Tulungrejo. Bertempat di Aula Desa Tulungrejo, pada Rabu (11/3/2026).
Pembagian sembako dimulai pada pukul 9.00 WIB hingga sore hari. Penerima sembako seluruh Kepala Keluarga (KK) di Desa Tulungrejo. Wujud kepedulian pemerintah desa guna membantu kebutuhan menjelang lebaran.
Kepala Desa Tulungrejo Suliono, menjelaskan bahwa program ini, adalah komitmen Pemdes Tulungrejo untuk mengembalikan hasil pengelolaan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Suliono menegaskan total nilai bantuan yang disalurkan mencapai sekitar Rp260 juta, dan di berikan kepada warga di berbagai dusun di Desa Tulungrejo.
“Tahun ini, kami bisa memberikan bantuan untuk masyarakat sementara berupa sembako. Ini adalah langkah awal desa untuk hadir membantu masyarakat,” ujar Suliono.
Kepala Desa Tulungrejo, Suliono, mengungkapkan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting karena desa mulai mampu menyisihkan anggaran dari PAD desa untuk membantu perekonomian masyarakat.
“Ke depan kami ingin PAD desa benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk berbagai program kesejahteraan,” jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa ke depan pemerintah desa berencana memperluas program bantuan sosial dengan memanfaatkan PAD desa yang terus berkembang.
“Beberapa program yang sedang kami dipersiapkan, antara lain pemberian perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di Desa Tulungrejo, beasiswa bagi warga kurang mampu, serta bantuan bagi masyarakat yang sedang sakit,” tuturnya.
Patemi salah satu warga menerima bantuan sembako mengatakan bahwa program ini, tidak hanya berhenti sebagai uji coba, tetapi menjadi program berkelanjutan yang dapat dinikmati seluruh warga.
“Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi warga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil,” bebernya.
“Maturnuwun Pak Kades atas bantuannya. Semoga tahun depan ada lagi bantuan seperti ini,” ungkap Patemi dengan penuh haru.
Dengan adanya program ini, Desa Tulungrejo menjadi contoh desa yang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan jaring pengaman sosial bagi warganya. Sebuah langkah maju yang patut di contoh untuk Desa – desa lainnya.