Chibernews.co.id, Ciamis – Kang Diki Irawan,S.P dari CDK 7 Ciamis bersama Bapak Dadi Haryadi Kepala Desa Jalatrang dan jajaran Sambut Tim Penilaian Lomba Wana Lestari”KATEGORI PENYULUH KEHUTANAN PNS”Tingkat Provinsi Jawa Barat ,Tahun 2025, Bertempat di Kampung Bungur Desa Jalatrang Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis, Kamis (8/5/2025)
Acara di mulai dengan disambut penampilan kreasi sunda lengser dari dinas kehutanan Ciamis dan lengser dari desa jalatrang dan penampilan tari oray orayan, pada pukul 08 : 00 WIB.
Hadir dalam acara tersebut, Para Tim Penilai dari Jawa Barat,Bapak Dadi Haryadi kepala desa jalatrang, Camat Cipaku yang di wakili oleh Bapak Engkus, Kasipem Kecamatan Cipaku,Bapak Kapolsek Kecamatan Cipaku atau yang diwakili Bapak Aiptu H Agus Hendra Babinkamtibmas Desa Jalatrang, Bapak danramil yang diwakili Bapak Kopka Dedi Supardi Babinsa Desa Jalatrang, Ketua TP PKK Desa Jalatrang Bunda Elsa Nuari Hardiana, AMD,AK, beserta jajaran,kasepuhan ayahanda Bapak Haji Nondi sebagai penyemangat lingkungan, Tim Arjuna aksi reboisasi jalatrang,Srikandi Serikat perempuan pelindung bumi, keluarga besar cabang dinas kehutanan wilayah 7 Ciamis, tim seni lengser dan suling kecapi.
Bapak H.Ayi Jaelani,S.Ag.M.Si mewakili Kepala Cabang dinas kehutanan Ciamis dan Bapak Engkus,S.Ag sapaan akrabnya pak UCA urang Ciamis Asli, Kasipem Kecamatan Cipaku, pada kegiatan tersebut juga memberikan sambutan.
Saat di wawancara awak media Diki Irawan,S.P selaku peserta lomba dari CDK 7 Ciamis mengatakan Perkenalkan saya diki irawan sebagai penyuluh kehutanan dari cabang dinas kehutanan wilayah 7 dinas kehutanan provinsi Jawa Barat pada kesempatan hari ini ini adalah acara penilaian lomba Wana lestari kategori penyuluh kehutanan tingkat provinsi Jawa Barat tahun 2025.
Kebetulan saat ini saya termasuk dinominasi kegiatan yang dimaksud jadi acara ini mungkin proses kegiatan verifikasi lapangan setelah dua Minggu ke belakang kita melaksanakan kegiatan uji materi melalui wawancara yang dinilai oleh diantaranya kegiatan penyuluhan yang dilakukan oleh saya sendiri di lapangan.
Bapak Diki menjelaskan,Bahwa kerjasama kolaborasi antara CDK 7 Ciamis dengan Kecamatan Cipaku khususnya Desa Jalatrang bukan kerjasama untuk yang pertama dan terakhir sudah banyak event-event yang kita datangi di sini. seperti kegiatan penyuluhan itu banyak manfaatnya dan berdampak terhadap masyarakat dan lingkungan,
Tentunya kita dari penyuluhan yaitu dengan memberikan kepada edukasi masyarakat melalui kegiatan penyuluhan diskusi dengan masyarakat secara langsung, pemecahan
masalah di masyarakat itu untuk program penyuluhannya,
Lalu materi apa saja tentunya banyak materi yang kami sampaikan terkait dengan kehutanan baik mulai dari persemaian pemeliharaan sampai ke penanaman kemudian ada juga proses pemanenan hasil dan pemasaran.
itu dari segi konteks rehabilitasi nya, kemudian, ada juga dari kegiatan RHL yang sifatnya teknis dengan cara membuat dam penahan dan pengendali itu untuk menjaga sedimentasi supaya sedimen dari hulu tidak sampai ke hilir ada juga RHL rehabiltaisasi melalui kegiatan penanaman yaitu penghijauan sumber mata air, penghijauan kanan kiri sungai, penghijauan lingkungan di tanah tanah yang memang kurang produktif,
Sementara itu Ada juga proposal-proposal dari aksi kita kolaborasi dengan desa itu diusulkan ke pihak keluar negeri, hanya proses dari pekerjaan kita disampaikan ke media Untuk sebarluaskan semua program kegiatan kegiatan, tegasnya.
Harapan kami , harapan saya juga, harapan dari Dinas,harapan dari Jawa Barat Jadi intinya dengan penyuluhan kami itu masyarakat warga untuk menciptakan hutan lestari dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat, jadi hutan lestari masyarakat sejahtera Jawa Barat istimewa, pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama Bapak Dadi Haryadi, selaku Kades Jalatrang mengatakan, saya memberikan apresiasi yang sebesar besarnya kepada pak Diki Irawan selaku penyuluh dari CDK 7 Ciamis yang sudah memberikan penyuluhan kepada Masyarakat Desa Jalatrang khususnya KWT Berlian,
Sehingga potensi potensi kehutanan yang ada di desa jalatrang dapat di lestarikan dan sangat banyak manfaatnya untuk masyarakat kami, ungkapnya.
Sehingga desa jalatrang menjadi Juara 1 Wana lestari hasil binaan kang Diki sebagai Penyuluh kehutanan, imbuhnya
Lebih lanjut Bapak Kepala Desa Jalatrang menjelaskan, Bahwa Pemerintah desa jalatrang memiliki dua program diantaranya Yang pertama Arjuna singkatan dari aksi reboisasi Jalatrang untuk mencegah bencana, adalah program yang digagas oleh pemerintah desa jalatrang untuk melestarikan alam melindungi mata air dan mencegah bencana alam seperti longsor melalui reboisasi di kawasan rawan bencana program ini melibatkan kader pkk masyarakat,pelajar, relawan dan pemerintah desa dalam penanaman pohon keras dan tanaman penahan air untuk memperkuat struktur tanah dan meningkatkan daya serap air, selain itu,program ini juga menyertakan edukasi lingkungan kepada masyarakat dengan tujuan membangun kesadaran akan pentingnya konservasi dan pencegahan bencana, Arjuna diharapkan menjadi program berkelanjutan yang membawa dampak positif bagi ekosistem dan masyarakat desa jalatrang.
Kedua Srikandi singkatan dari serikat perempuan pelindung bumi adalah tim satgas dari program inovasi Arjuna yang digagas oleh TP PKK desa jalatrang untuk memberdayakan perempuan dalam pelestarian lingkungan secara berkelanjutan,program ini bertujuan untuk mendorong perempuan berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam, memperkuat ketahanan lingkungan dan membangun kesadaran ekologis di tingkat keluarga dan masyarakat, kegiatan srikandi meliputi pemantauan tanaman reboisasi pembuatan pupuk kompos dan echo enzim, meditasi lingkungan pengelolaan sampah rumah tangga serta kegiatan ekonomi Sirkular melalui kerajinan tangan, daur ulang, Srikandi menjadi bukti bahwa perempuan dapat berkontribusi besar dalam menciptakan desa yang hijau sehat dan tangguh terhadap bencana serta mendorong gaya hidup berkelanjutan.tutupnya.