Chibernews.co.id, Sumenep – Euforia final Piala Dunia mulai terasa di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Sejak Minggu (20/7) malam, Base Camp Tim Senyap 88 dipadati para pecinta sepak bola yang datang untuk mengikuti acara nonton bareng (nobar) laga puncak turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Dengan dekorasi sederhana yang dihiasi lampu warna-warni dan nuansa merah putih, serta layar proyektor berukuran besar yang telah dipersiapkan, Base Camp Tim Senyap 88 menjadi tempat berkumpulnya para penggemar sepak bola dari berbagai kalangan.
Sambil menikmati kopi dan hidangan ringan, para pengunjung tampak antusias berbincang mengenai prediksi skor, kekuatan masing-masing tim, hingga pemain yang diprediksi menjadi penentu kemenangan. Suasana hangat dan penuh canda membuat waktu menjelang kick-off semakin meriah.
Roni (28), salah seorang pendukung Argentina, mengaku sengaja datang lebih awal agar bisa mendapatkan tempat terbaik saat menyaksikan pertandingan bersama teman-temannya.
“Final Piala Dunia adalah momen yang sangat dinantikan. Nobar di Base Camp Tim Senyap 88 memberikan suasana yang nyaman dan penuh kebersamaan. Saya optimistis Argentina mampu membawa pulang trofi juara,” ujarnya.
Di sisi lain, Fajar (25), pendukung Spanyol, juga menunjukkan keyakinannya terhadap tim favoritnya.
“Spanyol tampil konsisten sepanjang turnamen. Saya percaya mereka mampu menjadi juara. Yang terpenting, malam ini kami bisa menikmati pertandingan bersama meski memiliki pilihan tim yang berbeda,” katanya.
Ketua Tim Senyap 88 yang juga Sekretaris LBH Wiraraja, Noor Ivan Syah, yang akrab disapa Ivan, mengatakan kegiatan nobar ini tidak hanya menjadi ajang menikmati pertandingan sepak bola, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antaranggota komunitas dan masyarakat.
“Melalui kegiatan nonton bareng ini kami ingin menghadirkan ruang berkumpul yang positif. Meski berbeda tim dukungan, semua tetap menjunjung sportivitas, saling menghargai, dan menikmati pertandingan dalam suasana kekeluargaan. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjalin, tidak hanya saat ada pertandingan sepak bola, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial lainnya,” tutur Ivan.
Perbedaan dukungan justru menjadi warna tersendiri dalam acara nobar. Candaan dan saling berbalas prediksi berlangsung akrab tanpa mengurangi semangat sportivitas.
Menjelang pertandingan dimulai, cahaya proyektor mulai menyala dan kursi-kursi yang telah disiapkan perlahan terisi penuh oleh para penonton. Base Camp Tim Senyap 88 pun berubah menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan masyarakat dari berbagai usia dan profesi dalam satu semangat, yakni menikmati laga final Piala Dunia.
Di tengah sejuknya malam Sumenep, kebersamaan dan antusiasme para pecinta sepak bola menjadi momen berharga yang melengkapi kemeriahan pertandingan penentu gelar juara dunia.
Jika berita ini akan diterbitkan di media online, judul tersebut juga bisa dibuat lebih menarik, misalnya: “Base Camp Tim Senyap 88 Padati Pecinta Bola, Panglima Ivan: Nobar Jadi Ajang Pererat Persaudaraan.”