Chibernews.co.id, Sumenep — Pengelolaan anggaran Bantuan Keuangan (BK) Desa Patian, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan. Pasalnya, data terkait penerimaan dana BK Desa Patian yang memuat alokasi anggaran pengaspalan senilai Rp500 juta telah dikantongi tim media partner, Sabtu, (26/09/2026).
Data tersebut kemudian menjadi dasar bagi tim media untuk melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Patian, Mohammad Nurullah, terkait realisasi anggaran BK Tahun 2025.
Dalam konfirmasi melalui WhatsApp, tim media mempertanyakan pekerjaan pengaspalan yang berdasarkan data yang dimiliki disebut memiliki alokasi anggaran Rp500 juta, selain terdapat alokasi Rp250 juta.
Tim media juga menyampaikan bahwa hasil penelusuran awal di lapangan belum menemukan pekerjaan yang secara jelas dapat dikaitkan dengan anggaran pengaspalan senilai Rp500 juta tersebut.
Namun, Mohammad Nurullah memberikan jawaban berbeda. Ia menyatakan bahwa anggaran Rp500 juta tersebut tidak ada.
“Kalau anggaran 500 jt tidak ada, yang ada 250 jt. Semua pekerjaan sudah dilaksanakan dan sudah dimonitoring oleh Dinas PU,” jawab Mohammad Nurullah melalui WhatsApp.
Pernyataan tersebut justru memunculkan pertanyaan lebih lanjut. Sebab, tim media menyatakan telah mengantongi data penerimaan atau alokasi dana BK Desa Patian Tahun 2025 yang mencantumkan nominal Rp500 juta.
Perbedaan antara data yang dimiliki tim media dengan keterangan Kepala Desa Patian tersebut perlu dijelaskan secara terbuka melalui dokumen resmi.
Pertanyaan utamanya kemudian bukan hanya mengenai ada atau tidaknya pekerjaan fisik, tetapi juga ke mana dan bagaimana status anggaran Rp500 juta yang tercantum dalam data tersebut.
Apakah anggaran Rp500 juta tersebut memang tercantum dalam dokumen penganggaran? Apakah terjadi perubahan anggaran atau perubahan kegiatan? Jika memang direalisasikan, di mana lokasi pekerjaan dan bagaimana volume serta spesifikasinya? Dan jika disebut tidak ada, mengapa nominal tersebut tercantum dalam data penerimaan/alokasi BK yang telah dikantongi tim media?
Nilai anggaran yang mencapai Rp500 juta tentu bukan angka kecil. Karena itu, klarifikasi berbasis dokumen menjadi penting untuk menghindari kesimpulan sepihak maupun spekulasi di tengah masyarakat.
Tim media masih memberikan ruang kepada Kades Patian Mohammad Nurullah, Dinas PU, serta pihak terkait untuk menjelaskan secara transparan mengenai status anggaran tersebut.