Dari Sumenep ke Dunia: Produk Olahan Daun Kelor Madura Berhasil Menembus Pasar Internasional

Chibernews.co.id, Sumenep — Industri olahan daun kelor dari Madura kembali menorehkan prestasi di pasar internasional. Produk berbasis daun kelor asal Kabupaten Sumenep berhasil menembus pasar Asia hingga Eropa secara legal dan berkelanjutan. Keberhasilan ini merupakan hasil dari upaya seorang pengusaha lokal yang dikenal sebagai pionir ekspor daun kelor dari wilayah tersebut, Kamis (5/3/2026).

Pengusaha tersebut adalah Nurhasan, pemilik CV BhumiKara Kula Sejahtera. Melalui perusahaan yang dipimpinnya, Nurhasan berhasil mengembangkan berbagai produk turunan daun kelor yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan mampu bersaing di pasar global.

Selain dikenal sebagai pelaku usaha yang konsisten mengembangkan potensi lokal, CV BhumiKara Kula Sejahtera juga mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah. Perusahaan ini disebut sebagai produsen pertama di wilayah tersebut yang secara serius mengembangkan produksi daun kelor untuk kebutuhan pasar internasional.

Nurhasan mengatakan, keberhasilan menembus pasar ekspor tersebut merupakan hasil dari kerja keras yang panjang serta komitmen untuk menjaga kualitas produk.

“Alhamdulillah, produk daun kelor dari Madura khususnya Sumenep kini sudah bisa diterima di pasar Asia hingga Eropa. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami karena komoditas lokal bisa dikenal di tingkat internasional,” ujar Nurhasan.

Ia juga menegaskan bahwa pengembangan industri daun kelor tidak hanya berorientasi pada bisnis semata, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani kelor di daerah.

“Kami ingin industri ini memberikan manfaat yang luas, terutama bagi petani lokal. Dengan adanya pasar ekspor, diharapkan permintaan daun kelor meningkat sehingga ekonomi masyarakat juga ikut terangkat,” tambahnya.

Dengan keberhasilan tersebut, industri daun kelor dari Sumenep diharapkan terus berkembang dan menjadi salah satu komoditas unggulan daerah yang mampu bersaing di pasar global sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *