Chibernews.Co.id,Luwu Timur–Gerakan Pemuda Pekaloa (GPP) menggelar unjuk rasa Rabu 22/10/2025″ di Pekaloa tepatnya di perempatan jalan menuju Mahalona unjuk rasa ini berjalan aman terkendali “dalam aksi damai nya menyampaikan berbagai keluhan sebagai bentuk kekecewaan terhadap perusahaan yang mengelolah potensi di wilayah Luwu Timur “dimana masyarakat lokal tidak di berdayakan sebagai tenaga kerja mereka hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri sementara justru orang luar yang menjadi pekerja “masyarakat menuntut keadilan akan hal ini “dengan berbagai persoalan yang di rasakan oleh masyarakat “dalam orasi nya yang tertib dan aman di kawal oleh pihak aparat kepolisian (Polsek Towoti)
Dalam aksi nya GPP menuntut agar masyarakat Pekaloa mendapatkan perhatian yang adil dalam setiap proses pembangunan, terutama dalam hal pemberdayaan tenaga kerja dan kesempatan kerja bagi warga lokal.sesuai UU no 13 tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan dimana pihak perusahaan dalam merekrut tenaga kerja di prioritas tenaga kerja lokal
Jenderal Lapangan Gerakan Pemuda Pekaloa, Mansur Malaka, dalam pernyataannya menegaskan bahwa masyarakat Pekaloa memiliki hak yang sama untuk dilibatkan dan diberdayakan, bukan sekadar menjadi penonton di wilayah sendiri.
“Kami lahir dan besar di tanah ini. Kakek-nenek kami berjuang hidup di sini. Hari ini kami berdiri untuk menuntut hak masyarakat Pekaloa agar tidak terus diabaikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, GPP menyoroti aktivitas sejumlah perusahaan yang melintas di wilayah Pekaloa. mereka menilai bahwa keberadaan perusahaan tersebut seharusnya membawa manfaat nyata bagi masyarakat lokal, bukan hanya keuntungan bagi pihak tertentu.
Gerakan Pemuda Pekaloa menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah aspirasi masyarakat, demi terwujudnya pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan di wilayah Luwu Timur.(Tim)