Pengamen Tewas Tenggelam di Sungai Jagir, Pemkot Surabaya Tinjau Ulang Pola Penertiban Satpol PP

Chibernews.co.id, Surabaya – Peristiwa tragis menimpa seorang pengamen berinisial RN (20), yang meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Jagir, Surabaya. RN diketahui nekat melompat ke sungai ketika berusaha menghindari razia yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Insiden pada Selasa (26/8/2025) ini sontak memicu sorotan publik dan menjadi bahan evaluasi serius bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terkait pola penegakan peraturan daerah (perda), khususnya dalam penertiban masyarakat rentan seperti pengamen.

Kepala Satpol PP Surabaya, Achmad Zaini, tidak menampik bahwa peristiwa tersebut menjadi tamparan keras bagi instansinya. Ia menegaskan perlunya introspeksi sekaligus perbaikan pola pendekatan di lapangan.

“Peristiwa ini pembelajaran yang baik buat kita semua, khususnya saya sebagai pimpinan Satpol PP,” kata Zaini.

Sebagai bentuk empati, Zaini langsung mendatangi rumah duka RN di Joyoboyo Timur, RT 11 RW 06, untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

Ia menegaskan, ke depan Satpol PP Surabaya akan mengedepankan pendekatan yang lebih persuasif dan humanis, meski tetap menjalankan tugas penegakan perda secara tegas.

“Kerja kawan-kawan sudah bagus, toh akan lebih baik lagi, lebih humanis lagi untuk penegakan perda. Kami beserta keluarga yang ditinggalkan pada posisi sama-sama prihatin, kami berbelasungkawa,” tambahnya.

Kasus ini menjadi momentum refleksi bagi Pemkot Surabaya agar pelaksanaan perda tidak hanya berorientasi pada ketertiban, tetapi juga mempertimbangkan aspek kemanusiaan. Diharapkan langkah korektif yang ditempuh mampu mencegah insiden serupa terulang di kemudian hari.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *