KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali, 23 Orang Ditemukan Selamat 4 Orang Meninggal Dunia 38 Orang Masih Pencarian

Chibernews.co.id Jatim – KMP Tunu Pratama Jaya yang membawa total 65 orang dan puluhan kendaraan bermotor dilaporkan tenggelam di Selat Bali pada Rabu, 2 Juli 2025, sekitar pukul 23.20 WIB. Untuk sementara, sebanyak 8 korban berhasil diselamatkan dan korban lainnya masih dalam pencarian tim sar.

Berdasarkan informasi dihimpun, KMP Tunu lepas jangkar dari Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, untuk menyeberang menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Berdasarkan data manifest, kapal tersebut membawa 53 penumpang dan 12 orang kru kapal. Selain itu, juga memuat 22 kendaran, di antaranya 14 truck tronton.

Tim SAR gabungan segera melakukan evakuasi dan pencarian begitu informasi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya tersebut tersiar. Unsur yang berkoordinasi dalam pencarian ini, antara lain, Basarnas Kantor SAR Surabaya, Pos SAR Banyuwangi, Pos SAR Jembrana, Syahbandar Banyuwangi dan Gilimanuk, Polairud Banyuwangi, dan Polair Polres Jembrana.

Ada juga dari Polairud Polda Bali, Satbrimob Batalion C Gilimanuk, Lanal Banyuwangi, KPLP Gilimanuk, KP3 Banyuwangi, BPTD Gilimanuk, BPBD Banyuwangi, BMKG Banyuwangi, BKK Banyuwangi, dan Tagana Banyuwangi, dan potensi SAR lainnya. Pencarian dilakukan hingga Kamis, 3 Juli 2025.dini hari.

KN SAR 249 Permadi juga diberangkatkan hari ini Kamis menuju ke selat Bali untuk mendukung pelaksanaan pecarian korban KMP Tunu Pratama Jaya. KN SAR 249 Permadi dengan kru 13 orang bertolak dari Dermaga Distrik Navigasi Tanjung Perak Surabaya pada pukul 05.30 WIB dan diperkirakan tiba di perairan selat Bali pada pukul 14.30 WIB.

“Saat ini tim dari Kantor SAR Surabaya juga yang merapat ke lokasi dan KN SAR Permadi yang dipersiapkan untuk berangkat mendukung operasi SAR” kata Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 23 korban selamat 4 orang meninggal dunia 38 orang masih pencarian tim sar gabungan

Saat ini tim sar gabungan masih terus melakukan pencarian korban.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *