Chibernews.co.id, Sumenep — Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, turut memperingati Hari Santri Nasional 2026 melalui berbagai rangkaian kegiatan, salah satunya apel bersama. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para santri sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat, Senin, (19/10/2026).
Camat Manding, Slamet Boediharjo, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa Hari Santri bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan pengingat atas perjuangan dan pengorbanan para santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan bangsa.
Kepada media ini, Camat menegaskan bahwa semangat juang para santri harus menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya aparatur sipil negara (ASN), dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
“Semangat juang dan komitmen para santri yang turut berjuang untuk bangsa ini harus terus kita teladani. Kita hari ini menikmati hasil dari perjuangan mereka, sehingga sudah menjadi tanggung jawab kita untuk melanjutkan semangat pengabdian tersebut,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya konsistensi ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, nilai perjuangan yang diwariskan para santri harus diwujudkan melalui kerja nyata, kedisiplinan, integritas, serta kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
“Perjuangan para santri harus kita lanjutkan melalui pengabdian sesuai dengan tugas masing-masing. Bagi ASN, salah satu bentuk nyata perjuangan saat ini adalah konsisten memberikan pelayanan yang baik, profesional, dan bertanggung jawab kepada masyarakat,” tegasnya.
Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, Kecamatan Manding berharap nilai-nilai perjuangan, keikhlasan, dan semangat kebangsaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.
Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa menghormati jasa para santri tidak cukup hanya melalui upacara dan peringatan tahunan, tetapi juga harus diwujudkan dalam tindakan nyata demi kemajuan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik.