Alphard Tabrak Belasan Kendaraan di Surabaya, Sopir Mengaku Mengantuk Usai Minum Obat

Chibernews.co.id, Surabaya — Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Menur Pumpungan, Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (9/9/2026) sore. Sebuah mobil Toyota Alphard berwarna hitam terlibat dalam rangkaian tabrakan yang menyeret sejumlah kendaraan roda empat dan belasan sepeda motor, Jum’at, (10/09/2026).

Pengemudi Alphard diketahui bernama Yusuf (52). Kepada polisi, Yusuf mengaku kondisi tubuhnya sedang tidak fit dan sebelumnya mengonsumsi obat. Ia menduga rasa kantuk yang muncul setelah mengonsumsi obat menjadi salah satu faktor dirinya kehilangan kendali saat berkendara.

Kapolsek Sukolilo AKP Yunus Kurniawan mengatakan, Yusuf saat itu sedang menjalankan tugas sebagai sopir dan dalam perjalanan untuk menjemput bosnya.

“Laka beruntun yang melibatkan kurang lebih sekitar empat kendaraan roda empat, 11 kendaraan roda dua,” kata Yunus saat ditemui awak media di Polsek Sukolilo, Rabu (9/9/2026).

Menurut keterangan sementara yang disampaikan kepada polisi, Yusuf mengaku sempat mengantuk setelah mengonsumsi obat. Setelah kendaraan yang dikemudikannya menabrak kendaraan pertama, situasi kemudian semakin tidak terkendali.

Yusuf disebut mengaku terkejut ketika kaca mobilnya digedor oleh pengemudi kendaraan lain. Dalam kondisi panik, ia justru secara refleks menginjak pedal gas sehingga mobil Alphard melaju dan kembali menabrak kendaraan lain.

Namun, keterangan tersebut masih menjadi bagian dari pemeriksaan dan belum menjadi kesimpulan resmi penyebab kecelakaan.

“Ini nanti akan didalami sama Satlantas Polrestabes Surabaya,” ujar Yunus.

Keterangan pengemudi tersebut juga disebut berbeda dengan informasi yang disampaikan sejumlah korban. Beberapa korban, termasuk ibu-ibu yang berada di lokasi, menduga pengemudi Alphard sempat melaju meninggalkan lokasi setelah terjadi tabrakan pertama.

“Tapi keterangan dari korban, beberapa korban ibu tadi, itu ngomongnya dia (pengemudi Alphard) itu lari ketakutan karena habis nabrak yang pertama tadi. Ya panik gitu,” ungkap Yunus.

Mengenai dugaan pengemudi sempat melarikan diri, pihak kepolisian memastikan persoalan tersebut masih akan didalami oleh Satlantas Polrestabes Surabaya.

Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan awal terhadap Yusuf, polisi menyebut tidak menemukan indikasi bau alkohol dari mulut pengemudi.

Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu pendalaman lebih lanjut,

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *