Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Penanganan Gempa NTT, Pangdam IX/Udayana Sambut di Labuan Bajo

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Penanganan Gempa NTT, Pangdam IX/Udayana Sambut di Labuan Bajo

Chibernews.co.id, LABUAN BAJO – Pemerintah terus memperkuat langkah penanganan pascagempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn.) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin tiba di Bandara Komodo, Labuan Bajo, Senin (17/8/2026), untuk melihat secara langsung perkembangan penanganan bencana di wilayah terdampak.

Kedatangan Menhan disambut Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan seluruh proses penanganan bencana berjalan terkoordinasi, cepat, dan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

Gempa bumi yang melanda sejumlah kawasan NTT menyebabkan korban jiwa serta menimbulkan kerusakan pada berbagai bangunan dan fasilitas publik. Sejumlah rumah warga, fasilitas kesehatan, sekolah, hingga sarana pendukung aktivitas masyarakat turut terdampak.

Dalam situasi tersebut, jajaran TNI bersama pemerintah daerah dan berbagai unsur terkait terus bergerak melakukan penanganan. Upaya yang dilakukan mencakup evakuasi korban, pendataan dampak kerusakan, pelayanan kepada masyarakat terdampak, hingga pendistribusian bantuan.

Dukungan pemerintah pusat juga mulai disalurkan ke wilayah yang terdampak. Sejumlah kebutuhan pokok dan bantuan sembako telah tiba dan secara bertahap diberikan kepada masyarakat, terutama warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan tempat tinggal maupun terdampak terganggunya fasilitas penunjang kehidupan sehari-hari.

Pangdam IX/Udayana menegaskan bahwa jajaran TNI akan terus mengambil bagian dalam penanganan bencana. Dukungan tersebut tidak hanya dilakukan pada masa tanggap darurat, tetapi juga diarahkan untuk membantu proses pemulihan masyarakat dan perbaikan kondisi di wilayah terdampak.

Kehadiran Menhan di Labuan Bajo menjadi sinyal bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap penanganan gempa di NTT. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari koordinasi untuk memastikan keselamatan masyarakat, ketersediaan kebutuhan dasar, serta percepatan pemulihan fasilitas yang mengalami kerusakan.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan unsur penanggulangan bencana diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan sekaligus memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *