Sinergi Petani, Pengusaha, dan Pemerintah Dinilai Jadi Kunci Keberlanjutan Sektor Tembakau di Sumenep

Chibernews.co.id, Sumenep – Sektor pertembakauan selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Kabupaten Sumenep. Komoditas tersebut tidak hanya menjadi sumber penghidupan bagi ribuan petani di berbagai wilayah, tetapi juga menopang keberlangsungan industri rokok skala kecil hingga menengah yang berkembang di daerah.

Karena itu, keberlanjutan sektor pertembakauan dinilai tidak dapat dibebankan kepada satu pihak semata. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara petani, pelaku industri rokok, dan pemerintah agar komoditas unggulan tersebut tetap mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Hal ini berlaku sama bagi petani maupun pelaku usaha rokok,” ujarnya, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak yang terlibat dalam rantai industri pertembakauan.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, untuk terus memperkuat kerja sama yang telah terbangun. Menurutnya, kolaborasi yang solid menjadi fondasi dalam menciptakan sektor pertembakauan yang sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat Sumenep.

Menurutnya, ketika petani, pengusaha rokok, dan pemerintah berjalan seiring dengan peran masing-masing, akan tercipta sinergi yang mampu menjaga stabilitas harga tembakau di tingkat petani, meningkatkan kualitas produksi melalui pendampingan dan penerapan teknologi, serta memperluas penyerapan tembakau lokal oleh industri.

“Ketiga kekuatan ini saling berkaitan. Pemerintah menyiapkan kebijakan dan dukungan fasilitas, pengusaha menyerap hasil panen sekaligus membuka akses pasar, sementara petani menghasilkan tembakau berkualitas. Jika salah satu melemah, maka pihak lainnya juga akan ikut terdampak,” katanya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa kerja sama yang berjalan optimal akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sektor pertembakauan yang dikelola secara baik berpotensi menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), serta memperkuat stabilitas ekonomi di kawasan pedesaan yang mayoritas warganya bergantung pada sektor pertanian.

Ia berharap semangat kebersamaan terus dipelihara agar tembakau tetap menjadi komoditas unggulan yang mampu menggerakkan roda perekonomian Kabupaten Sumenep.

“Jika semua pihak saling menguatkan, saling mendukung, dan tidak saling menjatuhkan, maka masa depan industri tembakau di tanah Madura akan semakin kokoh serta terus memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *