Chibernews.co.id, Rubaru – Pemerintah Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, menggelar kegiatan Pendampingan dan Pembinaan Desa Harmoni Jiwa (DEHAJI) pada Senin (20/1/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Balai Desa Mandala ini menjadi langkah nyata pemerintah desa dalam meningkatkan kepedulian serta penanganan terhadap penyandang penyakit jiwa di tingkat desa.
Kepala Desa Mandala, Modellir, S.Sos, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Camat Rubaru atas dukungan serta sosialisasi yang telah diberikan sehingga program DEHAJI dapat terlaksana dengan baik. Menurutnya, kegiatan ini memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli dan responsif terhadap persoalan kesehatan jiwa.
“Melalui kegiatan DEHAJI ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi penyandang penyakit jiwa, tetapi juga bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ujar Modellir.
Sementara itu, Camat Rubaru, Tabrani, S.TP, menegaskan bahwa pihak kecamatan sangat mendukung dan mengapresiasi pelaksanaan Pendampingan dan Pembinaan DEHAJI. Ia menilai program tersebut sebagai langkah progresif dalam menciptakan desa yang inklusif dan peduli terhadap kesehatan jiwa, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan instansi terkait.
Dukungan serupa juga disampaikan oleh perwakilan Puskesmas Rubaru, Meliana Rahmawati, yang mengucapkan terima kasih atas komitmen dan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Mandala dan Kecamatan Rubaru. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan jiwa di tingkat desa.
Dalam kegiatan tersebut, hadir dr. Laos Susantina, M.Ked, selaku Kepala PMT dan Kesehatan Jiwa (Keswa) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, yang bertindak sebagai pemateri. Dalam paparannya, ia menjelaskan pentingnya penanganan yang tepat, pendampingan berkelanjutan, serta peran aktif keluarga dan masyarakat dalam mendukung proses pemulihan kesehatan jiwa.
Kegiatan Pendampingan dan Pembinaan DEHAJI ini turut dihadiri oleh unsur Danramil, Kapolsek, perangkat desa, tokoh masyarakat, penyandang penyakit jiwa, pendamping, serta para kader. Melalui kegiatan ini, Desa Mandala diharapkan mampu menjadi desa yang lebih peduli, inklusif, dan ramah terhadap isu kesehatan jiwa di tengah masyarakat.






