Chibernews.co.id, Surabaya — Tangis haru pecah saat Rizki, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Virgo Transport 8, akhirnya tiba di kampung halamannya pada Rabu, 22 September 2026 dini hari.
Rizki merupakan ABK yang bertugas di bagian kantin KM Virgo Transport 8 dalam pelayaran rute Surabaya–Banjarmasin. Saat kapal mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa, Rizki berada di kapal bersama ayahnya, Yusep Cahyana.
Dalam situasi kapal tenggelam, Rizki berusaha menyelamatkan diri dengan menggunakan pelampung dan berpegangan pada sebuah tabung gas. Ia kemudian dilaporkan terombang-ambing di tengah laut selama kurang lebih 10 jam sebelum akhirnya ditemukan dan dievakuasi oleh tim penyelamat.
Setelah berhasil diselamatkan, Rizki masih harus menjalani proses pemulihan sebelum diperbolehkan kembali ke kampung halaman.
Kedatangannya disambut keluarga dengan penuh haru. Tangisan pecah ketika keluarga memastikan Rizki telah kembali dalam kondisi selamat setelah melewati situasi yang mengancam nyawanya.
Namun, kepulangan Rizki belum sepenuhnya mengakhiri kecemasan keluarga.
Sang ayah, Yusep Cahyana, yang juga bekerja sebagai ABK KM Virgo Transport 8, hingga kini masih dinyatakan hilang. Pencarian terhadap Yusep masih menjadi bagian dari operasi SAR bersama korban lainnya.
Tim SAR gabungan juga terus melakukan upaya pencarian, termasuk menyisir bagian kapal yang berada di dasar laut. Proses evakuasi menghadapi tantangan karena sejumlah korban dilaporkan berada di dalam bagian kapal yang terbalik.
Bagi keluarga Rizki, keselamatan satu anggota keluarga menjadi kabar yang sangat melegakan. Namun di saat yang sama, harapan terhadap keselamatan Yusep dan korban lainnya masih terus digantungkan pada operasi pencarian yang dilakukan tim SAR.
Kepulangan Rizki menjadi bukti bahwa harapan masih ada di tengah musibah tersebut. Kini, keluarga dan masyarakat hanya berharap pencarian terus dilakukan hingga seluruh korban yang masih hilang dapat ditemukan dan keluarga memperoleh kepastian.