Keluarga Klaim Berhasil Hubungi Sosok Diduga Pelaku Lewat HP Korban Penembakan ASN, Video Call Viral

Chibernews.co.id, Jayawijaya — Sebuah rekaman video call yang disebut-sebut dilakukan menggunakan telepon seluler milik korban penembakan tiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial, Sabtu, (12/09/2026).

Rekaman tersebut beredar melalui akun Facebook Efendi Hartoyo Muda. Dalam video itu, tampak seorang pria yang diduga berkaitan dengan aksi penembakan tengah melakukan panggilan video dengan pihak keluarga korban.

Percakapan dalam rekaman berlangsung dengan nada emosional. Pria yang berada di dalam video bahkan terlihat memberikan gestur mengejek sambil tertawa.

Situasi semakin memanas ketika pihak keluarga mempertanyakan tindakan penembakan terhadap anggota keluarganya.

“Anak saya masalah apa kau bunuh, kau tembak?” demikian pertanyaan pihak keluarga dalam rekaman tersebut.

Pria yang diduga berada di balik panggilan itu kemudian menyampaikan pernyataan yang menjadi sorotan. Ia mengaitkan penembakan dengan apa yang disebut sebagai upaya mendapatkan “pengakuan untuk Papua merdeka”.

Pernyataan tersebut, apabila nantinya terbukti autentik dan identitas orang dalam rekaman dapat dipastikan, berpotensi menjadi petunjuk bagi penyidik dalam mengungkap motif di balik penembakan.

Keluarga Sebut Pelaku Menggunakan HP Korban

Hal yang membuat rekaman tersebut semakin menyita perhatian adalah klaim bahwa komunikasi dilakukan melalui telepon seluler milik salah satu korban yang sebelumnya diambil.

Dalam percakapan, pihak keluarga juga sempat memperingatkan pria tersebut bahwa akan ada pihak yang mencarinya. Namun, respons yang diberikan justru bernada mengejek.

Pria tersebut juga sempat menyebut nama Presiden Prabowo Subianto ketika menanggapi percakapan dengan keluarga korban.

Meski demikian, seluruh isi percakapan tersebut masih harus ditempatkan sebagai informasi yang memerlukan pembuktian. Identitas pria dalam video, kepemilikan perangkat yang digunakan, waktu perekaman, serta konteks lengkap percakapan belum dapat dipastikan secara independen berdasarkan rekaman yang beredar di media sosial.

Bukan Sekadar Video Viral

Kasus penembakan terhadap tiga ASN di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, kini kembali menjadi perhatian setelah munculnya rekaman tersebut.

Jika video call itu benar-benar dilakukan menggunakan perangkat milik korban dan sosok di dalamnya memang memiliki keterkaitan dengan aksi penembakan, rekaman tersebut dapat menjadi salah satu bahan penting bagi aparat untuk mendalami rangkaian kejadian, motif, serta kemungkinan pihak lain yang terlibat.

Karena itu, aparat penegak hukum diharapkan segera melakukan pemeriksaan digital forensik terhadap perangkat, rekaman video, riwayat komunikasi, serta berbagai bukti lain yang berkaitan.

Publik tentu menunggu kejelasan dari aparat: siapa sebenarnya pria dalam rekaman tersebut, apakah benar menggunakan HP korban, dan apakah pernyataan mengenai Papua merdeka benar berkaitan dengan motif penembakan?

Jawaban atas pertanyaan tersebut hanya dapat dipastikan melalui penyelidikan dan pembuktian hukum, bukan semata-mata berdasarkan video yang beredar di media sosial.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *