CHIBERNEWS.CO.ID, LINGKUNGAN HIDUP – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengutamakan nilai inklusivitas dalam perdagangan karbon hutan di Indonesia. Ia menekankan pentingnya melibatkan semua pihak, terutama masyarakat lokal dan petani, dalam proses ini.
Inklusivitas untuk Kesejahteraan Masyarakat
Menurut Menteri Antoni, inklusivitas adalah kunci untuk menjamin kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan. Ia menginginkan bahwa mereka tidak hanya menjadi pemangku kepentingan, tetapi juga pengambil keputusan dalam proses perdagangan karbon.
Pendekatan Holistik untuk Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi
Antoni juga menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam mengelola sumber daya alam. Ia menginginkan bahwa kawasan hutan dirawat dengan baik untuk mempertahankan ekosistem dan juga untuk menghasilkan pendapatan dari perdagangan karbon.
Ia menjelaskan, “Kita harus menjaga keseimbangan antara ekologi dan ekonomi. Inklusivitas adalah kunci untuk mencapai keseimbangan ini.”
Kata Antoni sambil menggelengkan kepala, “Inklusivitas bukan hanya tentang membagi uang. Itu tentang membangun hubungan yang kuat antara pemerintah, bisnis, dan masyarakat.”
Perdagangan Karbon untuk Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
Perdagangan karbon adalah salah satu cara untuk mendorong pengelolaan hutan berkelanjutan. Dengan inklusivitas, Antoni berharap dapat membangun sistem yang berkelanjutan dan menguntungkan semua pihak.
Ia menjelaskan, “Ini bukan hanya tentang menjaga hutan untuk generasi mendatang. Ini juga tentang membangun ekonomi yang berkelanjutan untuk masyarakat sekarang.”
📰 Sumber: en.antaranews.com