Chibernews.co.id, Babakan Madang, — Warga Kampung Pasir Karet, RT 01 RW 10, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, digemparkan oleh penemuan seorang bayi perempuan yang diduga sengaja dibuang oleh orang tuanya. Bayi tersebut ditemukan di bawah tumpukan triplek bekas di sebuah bangunan terbengkalai, dalam kondisi masih hidup dan terbungkus kain, Selasa, (20 Mei 2025).
Adang, seorang anggota Linmas Desa Cijayanti yang saat itu sedang bertugas menjaga acara hajatan warga, menjadi orang pertama yang menemukan bayi tersebut. Saat hendak buang air kecil di sekitar lokasi bangunan kosong, Adang mengaku mendengar suara mencurigakan yang mirip tangisan bayi atau suara kucing.
“Awalnya saya pikir suara kucing, tapi setelah saya dengarkan lebih seksama, rasanya seperti tangisan bayi. Setelah itu saya memanggil beberapa warga untuk membantu memeriksa,” ungkap Adang saat dikonfirmasi awak media.
Setelah diperiksa bersama, warga sangat terkejut mendapati seorang bayi perempuan yang masih memiliki tali pusar, tergeletak di antara tumpukan triplek. Bayi tersebut kemudian segera dibawa ke rumah warga bernama Haji Adu, sebelum akhirnya dievakuasi oleh pihak Linmas dan dibawa ke Puskesmas Cijayanti untuk mendapat perawatan medis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim kesehatan Puskesmas, bayi tersebut diperkirakan berusia sekitar 3 hari, dengan panjang badan 47 cm dan berat badan 2.850 gram. Kondisinya dilaporkan sehat dan kini berada dalam pengawasan warga setempat, dengan persetujuan serta pendampingan dari pihak Puskesmas dan Polsek Babakan Madang.
“Bayi sekarang dirawat oleh warga dengan kesepakatan bersama dan disaksikan pihak kepolisian serta petugas kesehatan,” jelas salah satu tenaga medis.
Adang berharap kejadian serupa tidak terulang dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli.
“Jangan tega membuang anak. Masih banyak orang yang mendambakan keturunan. Anak adalah anugerah dan harus disyukuri,” ujarnya.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap identitas dan motif dari orang tua yang diduga membuang bayi tersebut.