Chibernews.co.id, Sumenep – Dugaan tindak kekerasan dalam rumah tangga kembali mencuat di Kabupaten Sumenep. Seorang perempuan muda, Putri Dewi, warga Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh pria berinisial MFD, yang disebut sebagai suami sirihnya.
Kasus ini resmi dilaporkan ke Polsek Prenduan oleh ibu korban, Suhaimi. Laporan tersebut tercatat dengan Nomor: STTLP/B/05/IV/2026/SPKT/Polsek Prenduan/Polres Sumenep/Polda Jatim.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa dugaan penganiayaan itu terjadi pada Rabu sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, Suhaimi menerima panggilan telepon dari putrinya yang mengaku telah mengalami kekerasan fisik.
Korban menyebut dirinya ditampar sebanyak tiga kali pada bagian pipi serta ditendang dua kali hingga mengenai punggung oleh terlapor. Kondisi tersebut menyebabkan korban mengalami lebam di sejumlah bagian tubuh.
Lebih memprihatinkan, saat kejadian berlangsung korban diketahui tengah menggendong bayinya yang baru berusia sekitar 45 hari.
“Saat itu saya sedang menggendong anak yang masih berumur 45 hari,” ungkap Putri Dewi.
Tak berhenti pada dugaan kekerasan fisik, korban juga mengaku diusir dari rumah oleh terlapor. Situasi memanas ketika korban berupaya mempertahankan bayinya, yang kemudian memicu aksi tarik-menarik.
Korban menyebut tangannya sempat ditarik secara paksa hingga mengalami pembengkakan, dalam upaya merebut bayi tersebut. Dalam kondisi tersebut, bayi akhirnya berhasil dibawa oleh pihak terlapor yang disebut dibantu oleh seorang kerabat.
“Bayi kami berhasil direbut dan dibawa kabur,” ujarnya.
Hingga kini, pihak kepolisian Polsek Prenduan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait laporan tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan dari para pihak yang terlibat.
Kasus ini menambah daftar panjang dugaan kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Sumenep. Aparat diharapkan bertindak cepat dan profesional untuk memastikan perlindungan terhadap korban serta penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti bersalah.