Usir Dua Wartawan, Oknum Satpam Pabrik Kimia ( PT TSIK) Cikande Serang Melanggar Undang-Undang Pers

Chibernews.com, Serang, Banten – Dua wartawan saat melakukan tugas jurnalis di salah satu perusahaan PT.TSIK.Cikande, di usir oknum securiti (satpam) perusahaan tersebut, kejadian ini dialami dua orang awak media, yang hendak meliput kejadian kebakaran di pabrik kimia hari Jumat 23 Oktober 2020 Lalu. Kejadian itu dialami oleh dua wartawan media online, patroli.co dan sinarpagijuara.com

Josh munte wartawan Patroli serang saat di hubungi by phone, membenarkan kejadian pengusiran tersebut, pada saat hendak meliput kejadian kebakan di pabrik kimia PT.TSIK Dijalan Raya Cikande – Rangkasbitug, disaat itu menurut jos dan rekannya, mereka hendak mengambil gambar, namun mereka diusir dan di dorong oleh oknum security (satpam). Terang jos

Lanjut jos Munte kami dua Awak Media datang kelokasi awalnya melihat asap tebal di dalam area pabrik. karyawan berhamburan keluar, kami berdua langsung mendekati pabrik tersebut untuk mengambil gambar, disitulah terjadi insiden, dimana oknum security tersebut mendorong kami. Kejadian tersebut terekam kamera wartawan.
Saat kami di usir saya menyebutkan kami dari media, tetap saja kami di usir dan didorong mundur, dilarang poto-poto di luar saja kata oknum satpam tersebut. Jelasnya

 

 

 

Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia No.40 Tahun 1999 tentang pers, sudah jelas mengatakan, Pasal 18 ayat 1 barang siapa menghambat, menghalangi Wartawan melaksanakan tugas untuk memperoleh dan mencari informasi dapat di pidana penjara 2 Tahun serta denda 500 juta.

Pada dasarnya pers mempunyai kemerdekaan dalam menjalankan profesinya. Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hal mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi (Pasal 4 ayat (3) UU Pers). Ini berarti pers tidak dapat dilarang untuk menyebarkan suatu berita atau informasi jika memang hal tersebut berguna untuk kepentingan publik.

Ada sanksi pidana dan denda apabila menghalang halangi kegiatan wartawan dalam peliputan. Dengan adanya kejadian ini, hendaknya pihak penegak hukum tegas memberikan sanksi terhadap oknum security tersebut, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

 

Penulis : (Baedi Muhtar)

Editor : (Redaksi)

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *