Security DPRD Jeneponto,Sudah Melanggar Ketentuan UUD Pers Pasal 18 Ayat 1 Menghalangi jurnalis

Chibernews.com,Jeneponto, –UUD republik Indonesia No.40 tahun 1999 sudah mengatur di pasal 18 Ayat 1 yang berbunyi barang siapa yang menghalangi atau menghambat tugas fungsi jurnalis maka di denda sebesar 500 juta atau kurungan penjara selama 2 tahun

Salah satu oknum Security  yang bertugas di kantor DPRD Jeneponto sudah melanggar dari ketentuan  undang undang pers nomor 40 pasal 18 Ayat 1 karna sudah menghalang halangi tugas jurnalis saat hendak melakukan peliputan RAPBD Perubahan di gedung DPRD Jeneponto

saat beberapa wartawan hendak meliput RAPBD Perubahan, di salah satu ruang Komisi, Selasa (29/9/2020).

Seperti yang diceritakan Akbar salah satu jurnslis media online, kabarnews.com bahwa saat dirinya dan rekan wartawan lainnya hendak mendokumentasi kegiatan tersebut tiba-tiba dihalau keluar ruangan oleh Petugas Kemanan DPRD jeneponto

(Security)

“Saat kita dengan rekan wartawan lainnya hendak ambil gambar, tiba-tiba datang  Security DPRD jeneponto di usir kita keluar, katanya biar wartawan siapapun tidak boleh meliput rapat disini” Ujar Akbar jurnalis kabarnews.com

Kejadian itu juga dibenarkan Ardi dari salah jurnalis stasiun tv nasional Metro TV, menurut Ardi, saat wartawan hendak meliput, terlebih dahulu meminta izin ke salah satu Satpam dan diizinkan.

Namun saat sedang berada didalam ruangan untuk mendokumentasikan tiba-tiba Security lainnya mengusir wartawan keluar ruangan.

“Sebelumnya toh saya minta izin ke yang menjaga didepan pintu, saya bilang! bos saya mau masuk untuk ambil gambar pendukung, yang jaga itu perbolehkan kami masuk, tapi saat didalam kita diusir keluar oleh Security berlaga sok jagoan” Kata Ardi.

Saat ditanya alasan mengapa wartawan dilarang meliput sementara sebelum masuk telah meminta izin, oknum Security berdalih jika yang boleh masuk ke ruangan hanya isntansi terkait dan anggota DPRD Jeneponto.unkapnya

Para jurnalis Jeneponto sangat menyayangkan aksi oknum Security tersebut, mereka berharap pimpinan DPRD Jeneponto melakukan evaluasi terhadap Security yang dimaksud.

(Tiam Redaksi)
Editor.:(Kemal)

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *