SAPMA PP Maros Kecam Atas Pemukulan, oleh Aparat Saat Aksi Tolak Omnibus Law

Chibernews.com, Maros — Beredar sebuah vidio yang memperlihatkan kebengisan aparat yang mengamankan aksi demonstrasi tolak omnibuslaw di Depan Kantor DPRD Kabupaten. Maros. Jumat (09/10/2020).

Vidio tersebut beredar di sosial media yang kemudian dibagikan dari group ke grup. Bahkan vidio tersebut langsung di respons oleh Kapolda Sulsel Merdy Syam.”Akan kami usut” kata Merdy

Informasi yang beredar ada tiga mahasiswa yang diamankan di Mapolres Maros yang merupakan para demonstran aksi menolak omnibuslaw di Maros.

Kejadian itu langsung mendapat respons dari Ahmad Takbir Abadi Ketua SAPMA Pemuda Pancasila Maros yang saat itu berada di Makassar dengan melakukan aksi yang sama bersama para buruh pekerja.

Takbir mengatakan bahwa tindakan aparat yang sangat represif merupakan tindakan diskriminatif yang tidak benar dan itu merupakan aksi kekerasan yang dilakukan oleh aparat.

“Saya lihat vidionya, dan sudah beredar dan itu tindakan represif apalagi seret menyeret” kata Takbir saat dihubungi oleh Media.

Takbir melanjutkan bahwa Sapma PP Maros mengecam tindakan yang dilakukan oleh oknum aparat yang melakukan tindakan represif dan meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas para oknum yang terlibat di vidio

“Aparat juga harus diadili, ngga adil kalau seenaknya memukul, ini negara hukum, keadilan harus tegak” Ujarnya

Informasi yang beredar sampai Tadi pagi hari ini. (09/10/2020) para mahasiswa tersebut masih di amankan di Mapolres Maros untuk dimintai keterangan.

(Redaksi)

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *