Polres Tator Gelar Press Release Seorang Ibu Rumah Tangga  Tersangka Pengedaran Uang Palsu di Kabupaten tana Toraja

Chibernews.com,Tana Toraja--Satreskrim Polres Tana Toraja melimpahkan ke Kejari tindak pidana peredaran uang palsu, dengan tersangka perempuan ibu rumah tangga berinisial SYH (50), warga Rembon, domisili Tetebassi Makale tana toraja Selasa, (13/10/2020)

“Perbuatan tersangka, diancam pidana penjara minimal 10 tahun sesuai pasal 36 KHUP ayat 1 dan 2 atau denda Rp10 milyar,” terang Wakapolres Kompol Yakob Lobo, didampingi Kasat Reskrim AKP Jon Pairunan, kepada  sejumlah awak media.

Unkap waka polres tana toraja  kompol. Yakob Lobo saat Press Release menyebutkan ,total uang palsu yang disita dari tersangka merupakan pecahan Rp 100.000 senilai Rp 20 juta, serta dua lembar uang Kuwait senilai 40 dinner.

Lanjut. Kasat Reskrim AKP  Jon Pairunan, mengatakan kronologis pengungkapan kasus peredaran uang palsu saat tersangka (SYH) hendak membelanjakan di pasar Makale tana toraja pada tanggal   (16/8/2020) yang lalu tersangka membawa uang palsu sebanyak Rp 2.000.000.

Setibanya  di pasar  makale tersangka (SYH)  membeli sayur senilai Rp 20.000, kemudian dibayar dengan uang palsu pecahan Rp 100.000.ke pedagang sayur yang ada di pasar makale tana toraja

Setelah itu tersangka lanjut belanja  membeli sebuah cakar senilai Rp 105.000, masih mengunakan uang palsu pecahan Rp 100.000.

Dan terakhir tersangka  (SYH) ke Brilink hendak transfeer ke rekening pribadi uang senilai Rp 1.000.000.rupiah tiba tiba Pemilik Brilink curiga dengan tersangka (SYH) membawa uang  yang hendak di transfer, sehingga pemilik Brilink melapor ke petugas, dan saat itu juga tersangka  (SYH) diamankan, kemudian penyidik melakukan pengembangan.

Kasat Reskrim AKP  Jon Pairunan,dari  hasil penelusuran, tersangka bermain sendiri sebab tidak dikenal orangnya tempat beli uang palsu tersebut meskipun komunikasi lewat telepon.

“Uang palsu diedarkan tersangka sudah di teliti di Bank Indonesia dan membenarkan,” ucap Kasat Reskrim AKP

Barang bukti yang diamankan polres tana toraja, 200 (dua ratus) lembar rupiah palsu pecahan 100.000.,- (seratus ribu).2 (dua) lembar uang dinar Kuwait pecahan 20 (dua puluh) dinar Kwait,2 (dua) unit Hand Phone milik tersangka SYH, Buku rekening tabungan BRI milik tersangka SYH,Bukti transfer Brilink dengan transaksi Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah), Sayuran dan pakaian yang dibeli oleh tersangka SYH dengan menggunakan rupiah,palsu,  Bukti perjalanan tersangka SYH.

Dari pemeriksaan saksi dan pengakuan tersangka SYH, diketahul bahwa Rupiah palsu tersebut didapatkan tersangka SYH dari seorang laki-laki bernama H. Karim yang beralamat di Surabaya dengan kesepakatan harga 3 banding 1 (3 rupiah palsu dibell dengan 1 rupiah asli),akan tetapi untuk ruplah palsu sebesar 20.000.000,- (dua puluh juta) baru dibayar oleh tersangka SYH kepada H. Karim sebesar Rp 2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu ruplah). Terhadap H. Karim telah ditetapkan sebagal tersangka dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang. Berkas perkara atas nama tersangka SYH telah diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Makale tersangka  dinyatakan  sudah  P 21 (hasil penyidikan perkara sudah lengkap), selanjutnya Penyidik akan melimpahkan perkara tersebut kepada JPU (Tahap II) untuk proses lebih lanjut.

Jurnalis.: (Rahmad)

Editor.:(Redaksi)

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *