Pilot Projet Pengembangan Hortikultura di Lahan Kering Menuju Masyarakat Sumenep Sejahtera

Chibernews.co.id, Sumenep,— 13 Kabupaten yang terpilih di 7 Provinsi se Indonesia, kabupaten Sumenep menjadi Pilot project untuk mengembangkan hortikultura di lahan kering atau Horticultura Development In Dryland Areas Project (HDDAP) di Tahun 2025 – 2027, (23/5).

Penandatanganan Komitmen Bersama antara Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep pada Kick Off HDDAP, kegiatan tersebut berlangsung di Hotel  JW Marriott Surabaya Jawa Timur.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menerangkan, Program HDDAP di Kabupaten Sumenep difokuskan pada pengembangan tiga komoditas hortikultura, yaitu komoditas bawang merah, pisang dan cabai. Untuk program HDDAP pada tiga komoditas yang akan dilakukan penanaman terletak di enam kecamatan di wilayah kabupaten Sumenep.

“Untuk penanaman tiga komoditas holtikultura, yakni bawang merah di kecamatan Guluk guluk dan Pasongsongan, pisang di kecamatan Pragaan dan Batuputih sedangkan komoditas cabai di kecamatan Rubaru dan Ambunten,” terang Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Kamis (16/5/2024) lalu.

Selanjutnya Bupati Sumenep mengatakan, dengan terpilihnya kabupaten Sumenep sebagai pilot Projet pengembangan holtikultura yang sangat berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat. “Dengan program HDDAP yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, kualitas dan menambah nilai produk holtikultura khususnya di Kabupaten Sumenep,” katanya.

Bupati berharap, kepada seluruh jajaran pemerintah daerah Sumenep saling mendukung untuk menyukseskan program HDDAP demi kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan perekonomian di Sumenep.

“Seluruh jajaran Pemerintah Daerah harus mendukung keberhasilan program HDDAP,” tukasnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sumenep Chainur Rasyid, SE, M.Si, mengungkapkan, dengan terpilihnya kabupaten Sumenep dan satu satunya kabupaten di Madura yang menjadi pilot Projet pengembangan tanaman holtikultura di lahan kering, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumenep.

“Program HDDAP untuk meningkatkan kapasitas kemampuan SDM maupun meningkatkan pendapatan serta produktivitas dari komoditas yang ada,” ungkap Chainur Rasyid Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Rabu (22/5/2024).

Sementara, untuk komoditas bawang merah saat ini menjadi kebanggaan petani Sumenep, khususnya Kecamatan Rubaru yang menjadi varietas unggulan Sumenep dan termasuk pisang kepo di Kecamatan Batuputih.

“Insyaallah… program HDDAP akan menjadi ekosistem hulu ke hilir, baik dari budidaya sampai ke pasca panen. Mari bersama sama kita dukung keberhasilan program HDDAP berjalan dengan lancar.” Tuturnya.

Selain itu, persiapan dan kelancaran progam HDDAP, bahwa kementerian pertanian telah melakukan survei 2 tahun sebelumnya. Tim survei tak hanya sekali melakukan identifikasi dari perencanaan di lokasi 6 kecamatan di kabupaten Sumenep.

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *