Petugas SPBU di Jeneponto Berlaga Preman Cacingan : Usir dan Ajak Wartawan Adu Jotos

Chibernews.com,Jeneponto – Sikap arogan bahkan seperti preman cacingan yang ditonjolkan  salah satu oknum petugas stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) 74.92301 di Desa Kalumpang Loe, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Sulsel terhadap seorang pengendara motor.

Kejadian itu dialami oleh Haris. Pria (31) tahun tersebut mendapat tindakan arogan dari petugas SPBU dan diusir saat hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Bacaan Lainnya

Tak hanya mengusir calon pengisi BBM, petugas SPBU yang disebut bernama Tawang juga mengajak pengendara tersebut untuk baku pukul.

Haris merupakan salah satu wartawan online Bugispos.com. Haris menjelaskan, awalnya dirinya datang ke SPBU bermasuk untuk mengisi BBM.

“Saya datang kesana mengisi bahan bakar Premium,” ungkapnya.

Setiba di SPBU, tiba-tiba petugas SPBU datang menghampiri dirinya. Disitu, petugas melarang Haris untuk mengisi BBM dengan alasan mempunyai aturan tersendiri mengenai pelarangan meliput dan pengisian Premium.

“Spontan pegawai SPBU kenapako tidak kusuka kalau ambilko foto disini, kau liatji itu janganko foto-foto, tidak ada pengisian Premium untuk roda dua atau motor,” ujarnya Haris menirukan nada keras oknum pegawai SPBU.yang berlaga preman cacingan

Mendapatkan perlakuan seperti itu, Haris kemudian mengambil hp dari dalam celanannya bermasud untuk mengkonfimasi terkait SOP SPBU itu ke Manajernya.

“Saya mau rekam video dan mau wawancara manajernya na larangma itu pegaiwana Pertamina nabilangi jangamako foto-foto kutaujako,” ucapnya.

Namun, saat itu Haris tidak bertemu dengan Manajer SPBU tersebut. Haris kemudian memutuskan untuk beranjak pergi.

“Tidak ketemuka dengan Manajernya, jadi langsungka pergi, kulawanki nanti na kita ini seorang wartawan,” tandasnya.

Mendapatkan perlakuan tak sewajarnya itu, Haris mengaku sangat kecewa karena tak diperbolehkan mengisi bahan bakar preminum.

“Saya sangat kecewa karena tidak diperbolehkan mengisi bahan bakar jenis premium dan masuk untuk meliput mempertanyakan kenapa SPBU Pertamina dilarang kendaraan roda dua mengisi bensin atau premium,” pungkasnya.

Jurnalis.:(Sultan)

Editor.:(Red)

 

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *