Ormas BB DPC Warung gunung. Angkat Bicara Terkait Dugaan Pungutan bantuan UMKM di desa banjarsari

Chibernews.com, Lebak – Ormas Badak Banten (BB) Angkat Bicara Terkait pemberitaan di salah satu media Online yang memberitakan dugaan pungutan bantuan UMKM di Desa Banjarsari Kecamatan Warunggunung Kabupaten lebak Banten, ketua Badak Banten kecamatan warunggunung turun Langsung kelapangan.

Ketua Badak Banten (BB)DPC kecamatan Warunggunung Asep Safrudin, Kami akan terjun Langsung ke lapangan untuk Monitoring atau kontrol sosial terkait pumungutan di Desa Banjar Sari, kalo memang betul adanya pungli,

“saya menyikapi hal ini terkait dengan issue pemotongan dan saya akan tanyakan langsung ke masyarakat untuk menanyakan langsung.

“ketika saya menanyakan langsung ke masyarakat itu tidak merasa dipotong oleh saudara Ipay yang ramai di issue kan, bahkan saya sendiri merasa kebingungan ketika investigasi karna masyarakat menyampaikan merasa di bantu oleh saudara ipay sampai masyarakat juga siap memberikan keterangan kepada pihak manapun terkait issue ini ” jelas Asep

“saya sendiri kebetulan di ormas badak banten, untuk ruang lingkup kecamatan warunggunung, saya menyikapi semua apalagi dengan adanya yang nakal nakal terkait program-program pemerintah atau pun ada oknum yang menyalah gunakan tetap kami akan tindak. Makanya saya juga menyikapi hal ini sampai terjun langsung ke desa banjarsari, itu mungkin puluhan orang yang di bantu oleh saudara ipay menyampaikan mereka hanya memberi jasa dan tidak merasa keberatan dan itu pun pariatip ada yang ngasih ada yang tidak.” Lanjut nya

Asep mengatakan dugaan pemungutan itu sangat tidak benar, hanya ada kebijakan dari masyarakat, saat Asep mendatangi masyarakat tersebut masyarakat menyampaikan merasa sangat terbantu

” Saya bertamu datang kesitu mereka itu sangat ketakutan dalam artian ko ini sampai di permasalahkan bahkan sampai pak RT ada hadir disitu saya tanya benar atau tidak ada pemungutan dan mereka menyangkal, ini bukan pemungutan bahkan kami merasa terbantu ” ungkap Asep

Asep menambahkan adapun oknum yang menyampaikan bahwa itu ada pemotongan dari saudara ipay dirinya juga sempat mendatangi ternyata tidak ada.

” saya temui juga saudara ipay ada komunikasi melalui whatsapp juga itu tidak ada masalah bahkan sudah jauh jauh hari ada program yang namanya Umkm ini sudah disosialisasikan dan terjun lah saudara ifay membantu mensosialisasikan kepada masyarakat ” terang nya

“ini bukan pungutan bahkan kami merasa di bantu oleh saudara ipay dan saat inipun untuk gelombang yang ke 3 itu dibantu oleh saudara ipay dan ipay bukan menyodorkan sendiri untuk membantu” kata Asep menirukan ucapan masyarakat

Guna membuktikan kebenaran tersebut Asep pun memeriksa Ponsel milik Ipay dan menemukan komunikasi dengan beberapa masyarakat bukan satu dua orang masyarakat yang merasa di bantu.

“Tadi saya sudah panggil ipay masih ada komunikasi chat yang mau di bantu untuk pengajuan program Umkm adapun kapasitas ipay disini hanya relawan masyarakat tidak ada kepentingan apapun ” terangnya

Saat di konfirmasi saudara Ipay menjelaskan terkait program umkm benar dirinya membantu masyarakat dalam hal pengajuan karna dirinya mengetahui informasi ini sebelum di desa ada pengajuan jadi dirinya membantu masyarakat pelaku UMKM untuk melakukan pengajuan bantuan.

” terkait dugaan pemberitaan di media online saya pribadi tidak pernah merasa memungut adapun yang memberikan kebijakan saya terima karena saya di anggap berjasa kepada mereka” kata Ipay

Sementara itu saat Media mendatangi ibu Neni warga desa banjarsari untuk menanyakan terkait pemberian uang senilai 400.000 00 (empat ratus ribu rupiah) tersebut Neni mengatakan dirinya memberikan uang tersebut secara sukarela karna telah membantunya.

” saya yang memberikan kebijakan pa, ikhlas ridho karna Alhamdulillah saya merasa terbantu” ungkap Neni.(do/firman)

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *