Menjelang Tahun Baru, Tabung Gas Elpiji 3 Kilo Langka di Wilayah Kabupaten Lebak

 

 

Chibenews.com,  Lebak Banten – Gegara tabung gas elpiji 3 kilogram Langka di wilayah Kabupaten Lebak menjelang Tahun Baru 2021. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak mengaku sudah melayangkan surat ke Pertamina.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Lebak, Agus Reza mengatakan, dalam surat itu pihaknya mengajukan permohonan tambahan alokasi pasokan tabung gas 3 kilogram kepada Pertamina. Selain itu kata dia, Disperindag juga melayangkan surat teguran kepada Hiswana Migas Koordinator Wilayah Lebak, agar mengendalikan agen dan pangkalan agar tidak menjual gas melon melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) dan mewajibkan memasang papan harga HET

 


“Disperindag sudah melayangkan surat permohonan tambahan alokasi pasokan tabung gas 3 kilogram ke Pertamina. Akan direalisasikan secepatnya,” ungkap Agus saat dikonfirmasi Chibernews.com via pesan WhatsApp, sabtu (12/12/2020).

 


Lebih lanjut Agus mengungkapkan, pihaknya juga melakukan langkah koordinasi dengan para agen dan pangakalan agar mendistribusikan tabung gas elpiji 3 kilogram. Hal ini untuk mencukupi kebutuhan masyarakat dan pelaku UMKM yang meningkat. Sehingga tidak terjadi lagi kelangkaan dan kenaikan harga diatas HET.

“Saya sudah mengimbau kepada agen dan pangkalan supaya mendistribusikan (tabung gas elpiji 3 kilogram) kepada masyarakat atau konsumen sekitar,” katanya.

Di hari Sabtu TGL 12.12.2020,  tabung gas elpiji 3 kilogram di  Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten lebak, mengalami kelangkaan dan kenaikan harga diatas HET. Persoalam ini menjadi keluhan masyarakat selaku pengguna tabung gas melon bersubsidi itu.

 

Salah seorang warga kampung Salahaur,  yang enggan disebutkan namanya.mengeluh kelangkaan gas melon.

 

“Saya biasa membeli gas 3 kilo di warung-warung pengecer di pangkalan atau di agen, tidak begitu sulit. Namun dalam terakhir ini mencari gas 3 kilo di setiap warung malah kosong semua,” tuturnya.

 

Menurut robi salah satu pekerja gudang Sumber Rejeki Agung Migas,  saat dihubungi melalui sms pia pesawatnya Paling besok, sekarang barang ada buat pangkalan doang pas pasan,,, besok mah adaa.kata robi.

 

“Iyah kalo besok aya om, Warga Kampung salahaur tos ker pagi ngantrii, Paling kin sore atuhh, Sekitar jam 3,   nunggu turun di pabrik.

 

soalna  jadwal dari rt 1 sampe 6 cuman 10  doang jatah na. (Sok tanya pk rt na)silahkan tanya langsung ke pak Rt nya, ungkap robi bagian Gudang Pt.Sumber Rejeki Agung Migas.(ds/rd)

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *