Lapas Kelas III Gelar Pemusnahan Arsip

Chibernews.com, Lebak – Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung melaksanakan Pemusnahaan Arsip bersama Sekertariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kantor Wilayah Kemenkumham Banten yang sedang berlangsung di Pondok Asimilasi Lapas Kelas III Rangkasbitung.

Dalam keterangannya, Kepala Bagian Tata Usaha Kementerian Hukum dan HAM, Alkana Yudha menyampaikan bahwa pemusnahan arsip dilakukan sebagai upaya mendukung Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA).

“Jadi berkas-berkas yang telah dikeluarkan, dan disimpan berdasarkan klasifikasinya harus dikelola arsipnya sampai pada proses retensi dan pemusnahan arsip seperti yang dilakukan oleh Lapas Kelas III Rangkasbitung siang hari ini. Kita bersama teman-teman arsip dari Ditjenpas, bersama-sama menyaksikan pelaksanaan arsip- arsip Fasilitatif dan Substantif Lapas Kelas III Rangkasbitung dengan metode penghancuran menggunakan mesin penghancur, jadi memang arsip yang sudah memenuhi masa waktunya bisa dilakukan penghapusan/penghancuran” Kata Yudha sapaan akrabnya.

Lebih lanjut Alkana Yudha menyampaikan bahwa Lapas Rangkasbitung menjadi Unit pemasyarakatan pertama di indonesia di yang melaksanakan pemusnahan arsip sebagai mana di atur dalam Pelaksanaan UU no. 43 tahun 2009 ttg kearsipan dan PP no 28 tahun 2012 tentang pelaksanan UU no. 43 tahun 2009. tentang kearsipan serta Permenkumham no 54 tahun 2016 tentang Jadwal Retensi Arsip

“Ya kegiatan pemusnahan ini sangat bagus dan wajib dilakukan secara simultan dan berkelanjutan karena telah diatur dengan Peraturan Menteri Hukum dan HAM, agar kedepannya tidak ada lagi arsip-arsip yang menumpuk didalam “gudang arsip” namun harus “ruang arsip (_record centre_)” hal ini juga demi terciptanya konsep dari _smart office_krn saat ini semuanya serba _paperless_. Harapan kami, semoga langkah yang telah dilakukan oleh LP Kls.III Rangkas Bitung ini dapat di ikuti dan dilaksanakan oleh seluruh Lapas dan Rutan lainnya” harap Alkana Yudha.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung, Budi Ruswanto mengatakan bahwa Lapas Rangkasbitung terus melaksanakan impelementasi pembangunan ZI menuju Wilayah bebas dari Korupsi (WBK) dan menuju Wilayah Birokrasi bersih melayani (WBBM).

“Ya kita terus menuju kearah smart office yah, sekarang semua serba digital dan IT, harus lebih transparan dan meningkatkan kemudahan pelayanan bagi masyarakat, artinya menciptakan pemerintahan yang efektif dan efisien, harapannya kedepan pengelolan arsip bisa lebih baik, mengurangi penggunaan kertas, kan semua serba paperlase dan elektronik jadi sudah bisa kita minimalkan untuk penambahan arsipnya juga” Pungkas Kalapas.

Jurnalis.:(ds)

Editor.:(Redaksi)

 

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *