Kasus Penganiyayaan yang di alami Moh . Pandi Kini Naik dari tahap Lidik ke tahap Sidik

Chibernews co.id, Sumenep,– Terhadap kasus penganiyayaan yang terjadi kepada Moh. Pandi (34) salah satu warga Dusun Tengina sekira pukul 23.00 Wib di depan toko yang terletak di Jl. Raya Manding Desa Pamolokan Kecamatan Kota Sumenep.

Kini sampai kepada tahapan gelar perkara dari lidik akan naik ke tahapan sidik terbukti saat diterima pemberitahuan surat SP2HP yang mana telah diterima oleh Korban (Moh. Pandi).

Seperti di pemberitaan sebelumnya yang mana Moh. Pandi menerima telfon dari E (terlapor) untuk bertemu di depan toko yang terletak Jl. Raya Manding Desa Pamolokan Kecamatan Kota Sumenep setelah Moh Pandi dan E berbincang terkait masalah gadai mobil hingga terjadi cek cok mulut antara Pandi dan E, kemudian tanpa basa basi E(terlapor) langsung mengecek leher Pandi sebanyak 2X dengan mengunakan tangan kiri E (terlapor) dan berusaha untuk memukul pandi mamun di lerai oleh Agus dan menyuruh berhenti.

A. Effendi, SH Kuasa hukum Moh Pandi saat di hubungi melalui via whatsapp-nya kepada media Chibernews.co.id dirinya sangat mengapresiasi kinerja dari penyidik Polsek Sumenep Kota dalam penanganan kasus dugaan penganiyayaan yang menimpa kliennya.

“Alhamdulilah tidak lama-lama menunggu terkait proses dari awal dari proses lidik hingga ke sidik ini cukup siknifikan dan berjalan lancar kami salut atas kinerja penyidik polsek sumenep kota semoga kedepannya selalu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat”,

Imbuh A. Efendi yang akrab dipangil Pepeng, “dirinya berharap dengan perkara ini segera menemui titik temu, dengan catatan agar segera ditetapkanya sebagai tersangka sesuai dengan kesalahan yang telah dilakukan dan tujuan kami disini bukan ingin menghukum seseorang akan tetapi untuk menyadarkan seseorang itu agar tidak serta merta melakukan kekerasan,” tuturnya

Saat di koonfirmasi penyidik Polsek Sumenep kota terkait tahapanya penyelidikan dugaan kasus penganiyayaan yang menimpa Moh. Pandi membenarkan bahwa telah digelar perkara dan sekarang naik dari tahapan lidik ke tahapan sidik. Jawab Aipda Moch. Hadi santoso, SH

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *