Ikatan Aliansi Peduli Pasar Kabupaten Toraja Utara Gelar Aksi Unjuk Rasa di DPRD Torut Dengan Pengamanan Ketat

 

Chibernews.com,Toraja Utara–Telah tiba peserta aksi unjuk rasa (unras) yang dilaksanakan ikatan aliansi peduli pasar Kabupaten.toraja utara dengan jumlah peserta kurang lebih 55 ( lima puluh lima) orang yang di ketuai ( Korlap) Simon didampingi Perwakilan Pedangan dari Kabupaten.Enrekang Sunaryo dan Perwakilan Pedagang dari Kabupaten Palopo Sasmito, di Gedung DPRD Kabupaten.Toraja Utara Jln.Rante Kesu Kelurahan. Singki Kecamatan.Rantepao Kabupaten Toraja Utara, dengan pengawalan ketat oleh Personil Gabungan Polres Toraja Utara,Personil TNI Kodim 1414 Tana Toraja, dan Personil Sat Pol PP Kabupaten.Toraja Utara yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Toraja Utara Kompol Marthen Tangallo.Kamis,22/10/2020 Pukul 10.22 Wita

Bacaan Lainnya

seluruh peserta diterima oleh anggota DPRD Kabupaten.Toraja Utara Stepanus Magatta S.T didampingi anggota DPRD Komisi II Kabupaten.Toraja Utara Philipus Dambe Panimba S.Sos, Agus Tuku Sarira,Spi,dan Yohana Langitan.

Selanjutnya para peserta unras dipersilahkan memasuki ruangan Aula kantor DPRD Kabupaten.Toraja Utara dengan jumlah 20 (dua puluh) orang untuk ditampung aspirasinya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan pengawalan ketat dari Personil Gabungan Polres Toraja Utara, Personil TNI Kodim 1414 Tana Toraja dan Personil Sat Pol-PP Kabupaten Toraja Utara.

Setelah melakukan diskusi di dalam ruangan aula kantor DPRD Kabupaten. Toraja Utara dan ditampung aspirasinya, Pada pada pukul 11.10 Wita peserta aksi meninggalkan Kantor DPRD Kabupaten.Toraja Utara,

Adapun tuntutan dari peserta aksi unjuk rasa yang tergabung dalam ikanata aliansi peduli pasar Kabupaten.Toraja Utara

Agar pihak pemerintah kabupaten toraja Utara memberikan kebijakan serta kesempatan kepada para pedagan untuk menjual sisa barang dagangan mereka satu atau dua hari kedepan jika pasar subuh ingin ditutup.

Menolak penutupan pasar subuh dengan alasan bahwa sebagian besar pedagang yang menjual dipasar subuh mayoritas penduduk asli toraja sehingga apa bila ditutup maka peluang mereka mengais rezeki berkurang.

Jurnalis.:(Rahmad)
Editor.:(Redaksi)

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *