Diduga Perusahaan Putra Bungsu(PBS)Tidak Memiliki Ijin Lingkungan Pembangunan

 

Chibernews.com, Lebak-Warga masyrakat Kampung Ciawi Indah RT.01 RW 01 desa Sukamanah Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak menolak dengan keras adanya pembangunan Penurapan dan pengurugan milik perusahaan Putra Bungsu (PBS) di kampung Ciawi indah
desa Sukamanah yang diduga tidak mengantongi ijin lingkungan dari warga kampung Ciawi indah.Jumat,(16/10/2020)

Ujang Taufik selaku ketua RT 01 menyampaikan di sini rawan banjir jika turun hujan samapai menggenangi rumah warga sebelumnya,apalagi dengan adanya pembangunan dan Penurapan sehingga kali cikambuy terhamabat karna adanya penyempitan saluran air tersebut.

,”Kami sangat warga kampung Ciawi indah menghawatirkan jika pembangunan ini berlanjut bisa mengakibatkan banjir yang lebih parah lagi.terangnya

Lanjut. Ujang pembangunan ini kami belum memberikan surat ijin yang di tandatangani warga Ciawi,saya selaku ketua RT.01 besama masyarakat ciawi indah menolak keras pembangunan yang Penurapan dan pengurugan.

Senada di sampaikan oleh ustad Badru Salam, memang sering kali disini kebanjiran yang diakibatkan derasnya debit air sungai jika ada turun hujan sebelum adanya pembangunan Penurapan dan pengurangan ini,kami menolak pembangunan yang nantinya merugikan warga kami.imbuhnya.

Kepala Desa Sukamanah Kiki Nugraha saat dihubungi lewat WhatsAppnya mengatakan kepada media perusahaan Putra Bungsu (PBS) belum ada ijin lingkungan dari wara masyarakat kampung Ciawi indah RT.01/01 dan pemerintah desa (pemdes)
Sampai saat ini pihak pelaku usaha Putra Bungsu (PBS) belum pernah berkoordinasi dengan saya.jelas kades.sukamanah.

“Sedangkan dilokasi ini ada banyak persawahan yang produktif sehingga akan tekena dampak jika pembangunan ini di teruskan karena kali cikamuy atau aliran air ada penyempitan kalau hujan akan banjir sehingga merusak tanaman padi.”
milik warga seperti sawah milik
KH.Ikom Lutfi seluas 6 petak sawah
Warga mengharapkan perusahaan Putra Bungsu (PBS) agar memenuhi partutan perijinan.sambungnya.

KH.ikom Lutfi tokoh masyarakat Ciawi indah sebelum melakukan pembangunan sebaiknya pihak perusahaan soan dulu ke ketua RT dan di lanjut ke pemerintah desa (pemdes) jangan sampai ada yang di rugikan saya harap kepada pemerintah desa (pemdes) agar persoalan ini tidak ada warga Ciawi yang di rugikan ungkap kades sukamanah .

Jurnalis.:( Baedi Muhtar)
Editor.:(Redaksi)

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *