14 Milyar Dana Pajak Rokok Dinkes Enrekang .Di Peruntukan Ke PBI BPJS KIS.

Chibernews.Com Enrekang 14 Milyar Dana pajak Rokok Dinkes di peruntukkan ke PBI BPJS KIS bagi masyarakat kurang mampu dimana Pajak Rokok merupakan pajak yang di pungut atas konsumsi rokok oleh pemerintah daerah yang berwenang bersamaan dengan cukai rokok penerapan pajak rokok bertujuan untuk melindung masyarakat terhadap bahaya rokok.

Menurut Sri Bagian perencanaan Dinkes Enrekang ” sebelum nya pajak rokok pernah di gunakan pada pembangunan Phisik sarana dan prasarana kesehatan masyarakat namun sejak tahun 2017 sampai 2022 di alihkan ke BPJS KIS (Kartu Indonesia Sehat ) Daerah dengan jumlah data penerima manfaat sebanyak 63 Ribu 592 jiwa untuk masyarakat kurang mampu “kalau melihat quota KIS di Enrekang idealnya pagu anggaran yang di butuhkan senilai 29 milyar
Sesuai jumlah PBI untuk kelas 3 dimana perjiwa kita bayarkan 35 ribu perbulan ‘artimya pemerintah belum sanggup memenuhi kebutuhan tersebut BPJS PBI KIS hanya mampu dibayar 14 milyar saja sisanya pemerintah akan upayakan meskipun harus nombok,lanjut Sri kami disini tidak melihat uang nya rekening bendahara di transfer lansung ke pihak BPJS

Selain Bantuan PBI BPJS dari pajak rokok ada juga bantuan pusat berupa DAK 2022 anggran nya sebesar 20 Milyar sasaran daripada Dak pengadaan Alkes untuk prasarana nya serta penanganan stunting sementara phisik hanya ada di puskesmas Baraka dari sekian Puskesmas yang dapat bantuan Dak di Enrekang ungkap Sri kepada wartawan Selasa 29 /11/2022 saat di wawancarai di ruang kerja nya . (Ani Hasan )

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *